Senin, 09 Juni 2014 | WIB | Dibaca : 829 Kali

Menko Kesra Apresiasi Stand Provinsi Riau

[dropcap style="white-dropcap blue" rounded="nonestyle"]M[/dropcap]enteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), Agung Laksono memberikan apresiasi atas keikutsertaan Pemerintah Provinsi Riau pada kegiatan Investasi Daerah Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) Expo di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

[caption id="attachment_1182" align="aligncenter" width="800"]Menko Kesra Agung Laksono bersama Gubri H Annas Maamun dan Wagubri Arsyadjuliandi Rachman mengisi buku tamu ketika mengunjungi stand Provinsi Riau, Jum’at (6/6) Menko Kesra Agung Laksono bersama Gubri H Annas Maamun dan Wagubri Arsyadjuliandi Rachman mengisi buku tamu ketika mengunjungi stand Provinsi Riau, Jum’at (6/6)[/caption]

Apresiasi itu disampaikan Agung Laksono ketika mengunjungi stand Provinsi Riau yang diwakili Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Jum’at (6/6) petang. “Tampilan stand Riau sangat bagus. Makan dan minuman yang disajikan juga sangat enak”, ujar Agung usai membuka kegiatan expo yang ditaja sempena MTQ Nasional XXV yang dipusatkan di area Masjid Engku Putri Batam tersebut.

Didampingi Gubernur Riau, H Annas Maamun dan Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Agung Laksono bersama istri, saat mengunjung stand Provinsi Riau memang sempat menikmati berbagai juadah dan minuman khas Riau yang disajikan staf Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kabupaten Bengkalis.

“Rasa minuman Laksamana Mengamuk ini enak sekali. Saya baru sekali menikmatinya”, puji Agung. Selain Laksamana Mengamuk, Srikaya ‘Otak Naga’ yang juga dihidangkan BPMP2T Kabupaten Bengkalis di stand Provinsi Riau, juga mendapat pujian dari Agung Laksono dan rombongan.

Pada saat berkunjung ke stand Provinsi Riau, secara khusus Gubernur Riau H Annas Maamun menjelaskan tentang upaya yang dilakukan untuk melestarikan Penyu Hijau (Chelonia mydas).

Dijelaskan Annas Maamun, saat ini di Provinsi Riau sudah dilakukan penangkaran Penyu Hijau. Yaitu di Pulau Jemur, Kabupaten Rokan Hilir. Pelestarian Penyu Hijau ini sudah mulai dilakukan sejak sekitar tahun 2009 oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Rokan Hilir”, papar Annas seraya menyampaikan. Memang, pada pameran tersebut, stand Provinsi Riau menampilkan Penyu Hijau yang usianya diperkirakan kurang lebih 40 tahun.

Terkait dengan upaya yang telah dilakukan untuk pelestarian Penyu Hijau, kepada Gubernur Riau, Agung Laksano berharap hal itu dapat diinformasikan secara luas.

“Seperti melalui kegiatan-kegiatan pameran seperti ini. Saya yakin banyak orang yang belum mengetahui jika upaya untuk melestarikan Penyu Hijau ini juga telah dilakukan di Provinsi Riau”, harap Agung Laksono.

Sementara itu, Kepala BPMP2T Bengkalis, H Umran menjelaskan, sebagai wakil Kafilah Provinsi Riau pada MTQ Nasional XXV untuk kegiatan pameran, Pemerintah Kabupaten Bengkalis semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik.

“Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebagai wakil kafilah Provinsi Riau untuk kegiatan pameran, merupakan bentuk pastisipasi nyata Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mendukung suksesnya keikutsertaan kafilah Provinsi Riau dalam menyukseskan kegiatan MTQ Nasional XXV di Batam. Khususnya untuk kegiatan pameran”, papar Umran melalui Kabid Kerjasama Promosi dan Penanaman Modal BPMP2T Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri.

Ditambahkan Johan, sebagai wakil kafilah Provinsi Riau, materi yang ditampilkan tidak hanya diisi oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis. “Tetapi juga dari daerah lain. Seperti dari Kabupaten Rokan Hilir yang menampilkan upaya pelestarian Penyu Hijau”, imbuh Johan seraya mengatakan selama expo berlangsung BPMP2T Bengkalis menyediakan 300 buah Al-Qur’an dan 350 buah Surat Yasin sebagai souvenir untuk pengunjung.