Bupati Bengkalis meminta para guru di Bengkalis, mengadopsi metode belajar yang telah diterapkan oleh para pengajar muda saat mengabdi di Bengkalis. Diakui, sumbangsih dan metode pembelajaran yang dilakukan selama ini sangat baik dan berkwalitas.
[caption id="attachment_144" align="alignleft" width="300"]
Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh poto bersama dengan sejumlah pengajar muda angkatan V dalam acara pisah sambut di Pendopo Wisma Sri Mahkota, Senin malam lalu. bupati juga menerima kenang-kenangan dari pengajar muda[/caption]
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat menggelar acara pisah sambut pengajar muda di pendopo Wisma Sri Mahkota, Senin malam lalu. “Saya minta kepada guru-guru sekolah yang pernah menjadi tempat tugas pengajar muda agar untuk mengadopsi metode ataupun mengetahuan dari pengajar muda, sehingga anak-anak didik tidak merasa kehilangan dan mendapat pembelajaran yang baik dan berkualitas,” pinta Bupati.
Diakui, kehadiran pengajar muda angkatan V, selama ini cukup baik dan positif. Begitu juga koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah sangat baik. Untuk itu, Bupati berharap apa yang menjadi tugas dari pengajar muda angkatan V ini dapat ditingkatkan lagi oleh angkatan VII.
“Alhamdulillah, laporan yang saya terima dari orangtua melalui kepala sekolah, Dinas Pendidikan, banyak kemajuan yang dapat diperoleh dari keberadaan adik-adik pengajar muda Indonesia. Yang lebih membanggakan lagi, selama ini kami belum mendengar keluhan dari pengajar muda angkatan V selama bertugas,” imbuh Bupati.
Ditambahkan Bupati, masyarakat Bengkalis patut berbangga dan salut atas perjuangan dan pengorbanan para Pengajar Muda Indonesia yang bersedia berbagi ilmu dan pengalaman di pelosok Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis. Selama ini sambung Bupati, para orang tua di desa-desa sangat puas atas karya yang disumbangkan para pengajar muda.
“Ini terbukti, anak-anak desa yang dibina oleh para pengajar muda Indonesia mengajar ini berani tampil dan meraih sukses di sejumlah event tingkat Kabupaten, Provinsi bahkan Nasional. Seperti dalam event olimpiade sains yang diselenggarakan atas kerja sama pengajar muda Indonesia,” paparnya.
Pemkab Bengkalis kata Bupati, turut merasakan keberadaan para pengajar muda Indonesia mengajar mampu menggali potensi anak-anak di desa untuk bersaing dengan anak-anak dari kota. “Semoga pengabdian para adik-adik pengajar muda Indonesia mengajar angkatan V, menjadi amal ibadah seumur hidup,”harap Bupati lagi.
Dalam keempatan tersebut, Bupati juga mengucapkan selamat datang kepada pengajar muda Indonesia angkatan VII di bumi Melayu Kabupaten Bengkalis. Bupati berharap, keberadaan para pengajar muda tersebut menjadi referensi dan acuan bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis, khususnya Dinas Pendidikan untuk membuat inovasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Negeri Junjungan.
“Kepada adik-adik pengajar muda angkatan V, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas pengalaman yang ditunjukkan para pengajar muda selama berada di Kabupaten Bengkalis. Kami terkesan dengan pengabdian yang telah diberikan para pengajar muda yang ikut berjasa memajukan pendidikan di desa-desa,” urai Bupati.