[dropcap style="white-dropcap blue" rounded="nonestyle"]R[/dropcap]atusan warga kecamatan Siak Kecil memadati halaman SMK 3 Pertanian desa Sepotong untuk menghadiri acara silaturahmi dan Halal Bi Halal bersama Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh, Sabtu (16/08/2014).
[caption id="attachment_1551" align="aligncenter" width="1024"]
Bupati menyampaikan sambutannya saat menghadiri halal bi halal dan silaturahmi dengan masyarakat Siak Kecil, Sabtu (16/08/2014)[/caption]
Tampak hadir Pj. Camat Siak Kecil Alpi Mukhdor, Camat Bukit Batu M. Fadlul Wajdi, sejumlah pejabat teras lingkup Pemkab Bengkalis, Kepala Desa, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh pemuda Siak Kecil.
Bupati Herliyan mengajak masyarakat yang hadir untuk terus mendukung dan mensukseskan program Pemkab Bengkalis. Seperti sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan program unggulan Pemkab Bengkalis lainnya.
Disektor infastruktur, Pemkab Bengkalis terus berpacu dengan waktu untuk terus membenahi seluruh sarana dan prasarana yang ada. Salah satunya, program pembangunan jalan poros yang dilakukan melalui kebijakan tahun jamak maupun jalan lintas di delapan kecamatan.
kemudian terkait program kesehatan, Pemkab Bengkalis tetap komitmen melaksanakan program Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah (Jamkesmasda). Dalam program Jamkesmasda tersebut setidaknya hingga saat ini Pemkab Bengkalis sudah mengalokasi 312.100 kartu kepada golongan keluarga pra sejahtera maupun kelas menengah keatas yang tersebut disetiap kecamatan di Kabupaten Bengkalis.
Berkat program jamkesmasda ini, masyarakat Kabupaten Bengkalis dapat menikmati pelayanan kesehatan kelas tiga secara gratis.
"Jadi, warga tidak perlu memikirkan tentang biaya perawatan di rumah sakit maupun biaya berobat di puskesmas, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis maupun Mandau sudah melakukan kerjasama dengan RSUD Dumai, RSUD Siak dan Pekanbaru," kata Bupati Herliyan.
kemudian terkait program pemberian bantuan ambulance desa sudah dimulai sejak tahun 2011 hingga hari ini sebanyak 61 unit. Dengan rincian, tahun 2011 sebanyak 11 unit, tahun 2012 sebanyak 25 unit dan tahun 2013 sebanyak 30 unit.
"Insya-allah, hingga akhir 2015 mendatang seluruh desa yang ada di kabupaten Bengkalis telah memiliki ambulance", imbuh Bupati.
Sedangkan di sektor pendidikan, yakni mewujudkan kota Bengkalis sebagai kota pendidikan.
"Alhamdulillah, untuk mewujudkan cita-cita luhur ini, sejauh ini telah ditopang dengan keberadaan perguruan tinggi negeri dan swasta yang telah berdiri di kota bengkalis. Insya-allah dalam waktu dekat ini, Sekolah Tinggi Sgama Islam (STAI) Al Kautsar Bengkalis juga akan berubah status menjadi perguruan tinggi negeri di Bengkalis", terang Bupati Herliyan.
Dalam upaya memajukan sektor pendidikan lainnya saat ini dalam proses pendirian beberapa perguruan tinggi seperti STIKES, Sekolah Tinggi Pelayaran dan Politeknik Perminyakan di kota Duri.
"Untuk mewujudkan hal tersebut tentu kita akan berpacu dengan waktu dan membutuhkan kerja keras dari pemerintah dan seluruh komponen masyarakat. Oleh karena itu, pada kesempatan yang mulia ini, saya mengajak seluruh masyarakat Siak Kecil khususnya dan masyarakat Bengkalis untuk bahu-membahu dalam memberikan sumbangan pemikiran dalam memajukan kabupaten bengkalis ini", pungkas Bupati Herliyan.