Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh (24/12) resmi melantik penjabat kepala desa dari enam desa baru hasil pemekaran di Kecamatan Pinggir. Kegiatan tersebut dipusatkan di Dusun Sukamaju. Hadir pada Peresmian desa baru dan pelantikan penjabat Kades tersebut sejumlah pejabat di lingkungan Setdakab Bengkalis, Upika Kecamatan Pinggir serta para pemuka masyarakat setempat.
[caption id="attachment_157" align="alignleft" width="300"]
Bupati Bengkalis, H. Herliyan Saleh meresmikan desa pemekaran di kecamatan Pinggir[/caption]
Enam desa baru hasil pemekaran sejumlah desa induk di Kecamatan Pinggir yang diresmikan bupati Bengkalis kemarin meliputi Desa Sungai Meranti, Desa Pangkalan Libut, dan Desa Buluh Apo. Ketiganya merupakan pemekaran dari Desa Pinggir. Berikutnya Desa Tasik Serai Barat yang merupakan pemekaran dari Desa Tasik Serai, Desa Tasik Tebing Serai (pemekaran Desa Tasik Serai Timur) dan Desa Beringin Koto (pemekaran dari Desa Beringin).
Enam penjabat Kades yang dilantik bupati kemarin adalah Nasrun (Kades Beringin Koto), Rumiamtoyo (Kades Tasik Tebing Serai), M Thaib (Kades Tasik Serai Barat), Sutrisno (Kades Pangkalan Libut), A Rahman (Kades Sungai Meranti), dan Khairul Zaman (Kades Buluh Apo).
Dalam sambutannya, Bupati H Herliyan Saleh mengucapkan selamat dan tahniah kepada enam penjabat Kades yang baru saja dilantik. Dia juga mengucapkan selamat kepada warga masyarakat yang telah gigih berjuang mewujudkan desa pemekaran itu.
Selama sekitar satu tahun ke depan, para penjabat Kades yang telah dilantik diharapkan bupati bekerja semaksimal mungkin. "Kepada penjabatkepala desa pemekaran yang baru saja dilantik, saya minta untukbergerak cepat dan gesit dalam menata organisasi pemerintah desa, seperti melakukan rekruitmen perangkat desa, memfasilitasi pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan penataan kantor desa," tegasnya.
Karena tugas seorang penjabat kepala desa sangat berat, terutama menata desa yang baru, Bupati Herliyan juga minta masyarakat desa pemekaran untuk mendukung setiap kebijakan penjabat kepala desa, terutama dalam hal program-program yang akan dibuat selama menjelang terpilihnya kepala desa defenitif hasil Pilkades.
"Ibarat mendirikan sebuah bangunan, penjabat kepala desa bersama perangkat desa harus terlebih dahulu membangun fondasi yang kuat, sehingga bangunan tersebut bisa berdiri tegak dan kokoh. Untuk itu, dukungan penuh dari masyarakat sangatlah diharapkan," ujar bupati lagi.