Kamis, 04 September 2014 | WIB | Dibaca : 1078 Kali

Bupati Buka Pelatihan Kader Posyandu di Bukit Batu

[dropcap style="white-dropcap blue" rounded="nonestyle"]D[/dropcap]alam upaya meningkatkan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai garda terdepan dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan dasar dan peningkatan gizi ditengah-tengah masyarakat, sebanyak 235 kader Posyandu se-kecamatan Bukit Batu diberi pelatihan, Kamis (4/9/2014).

[caption id="attachment_1638" align="aligncenter" width="1024"]Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh didampingi istri Hj. Romaini menyerahkan timbangan dan kelengkapan Posyandu saat membuka pelatihan kader Posyandu dalam rangka revitalisasi  Posyandu di kecamatan Bukit Batu, Kamis (4/9/2014) Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh didampingi istri Hj. Romaini menyerahkan timbangan dan kelengkapan Posyandu saat membuka pelatihan kader Posyandu dalam rangka revitalisasi Posyandu di kecamatan Bukit Batu, Kamis (4/9/2014)[/caption]

Pelatihan dalam rangka revitalisasi Posyandu ini dibuka langsung oleh Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh dan dipusatkan di SMA Negeri 1 Bukit Batu, desa Sejangat. Tampak hadir Kepala Dinas Kesehatan M. Syukri, Ketua TP. PKK Kabupaten Bengkalis Hj. Romaini Herliyan, Camat Bukit Batu M. Fadlul Wajdi serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkab Bengkalis.

Dalam sambutannya Bupati Herliyan mengajak semua warganya untuk selalu hidup sehat. "Perilaku hidup sehat dimulai dari dalam tubuh seorang ibu, karena kalau ibunya sehat anak yang dilahirkan juga akan sehat, ujar Herliyan seraya menegaskan bahwa kedepannya dia berharap agar tidak terdengar lagi kematian ibu dan bayi.

Menurut Herliyan, salah satu indikator kesehatan masyarakat adalah ketersediaan fasilitas kesehatan seperti Posyandu yang ada disetiap desa dan kelurahan sebagai pelayanan kesehatan terdepan bagi masyarakat yang memiliki balita, yang nantinya akan menjadi penerus bangsa yang berkualitas.

"Posyandu berperan besar dalam memastikan upaya peningkatan gizi dengan memantau perkembangan gizi anak-anak. Namun, fungsi pemantauan itu perlu diperluas dengan menerapkan fungsi penyuluhan, agar warga masyarakat mengerti betul terkait kebutuhan gizi yang baik. Sehingga revitalisasi Posyandu itu perlu" katanya.

Usai membuka pelatihan, Bupati Herliyan berkesempatan menyerahkan secara simbolis berupa alat timbang serta kelengkapan Posyandu kepada beberapa orang kader. Sementara itu Kadis M. Syukri sebagai pelaksana, menyebutkan 235 peserta berasal dari 16 desa dan 1 kelurahan. Terdiri dari 220 kader Posyandu dan 15 orang bidan desa.