[dropcap style="white-dropcap blue" rounded="nonestyle"]R[/dropcap]ibuan kafilah dan penggembira dari delapan Kecamatan se Kabupaten Bengkalis, tampil di ajang pawai ta’aruf MTQ tingkat Kabupaten Bengkalis ke 39 di desa Selatbaru Kecamatan Bantan. Masing-masing kafilah menampilkan berbagai bentuk kreasi yang inovatif, dan kreatif, sehingga terlihat lebih indah.
[caption id="attachment_1706" align="aligncenter" width="1024"]
Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh didampingi Wabup H. Suayatno beserta Forkompinda melambaikan tangan kepada peserta pawai Ta'aruf MTQ XXXIX tingkat Kabupaten Bengkalis di desa Selatbaru kecamatan Bantan[/caption]
Pawai ta’aruf yang dilepas oleh Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh tersebut, dimulai dari kantor Camat Bantan menuju lapangan sepak bola di depan pasar Sekatbaru, lokasi astaka utama MTQ Kabupaten Bengkalis.
Pawai yang diikuti ribuan peserta tersebut tidak hanya diramaikan oleh para peserta MTQ dari delapan Kecamatan, tapi juga dari berbagai pengajian, grup kompang, rebana marching dan kelompok penggembira lainnya.
Sementara itu ribuan masyarakat Kecamatan Bantan, Bengkalis dan sekitarnya, tumpah ruah di sepanjang jalan yang dilalui pesera pawai, ingin menyaksikan kemeriahan pawai ta’aruf.
Bupati Bengkalis dalam sambutannya mengatakan, pawai ta’aruf merupakan wujud ataupun ekspresi suka cita dalam melaksanakan penyelenggaraan MTQ. Pawai ta’aruf juga diharapkan dapat dijadikan momentum untuk mempererat Ukhuwah Islamiah antara pemerintah dan masyarakat, dan antara sesama masyarakat.
“Prosesi pawai ta’aruf melambangkan kebersamaan dan kekompakan mengusung dan melaksanakan kebaikan yang dapat membawa kemaslahatan umat, termasuk dalam usaha dakwah dan syiar Islam,” ujar Bupati.
Pelaksanaan pawai ta’aruf juga kata Bupati, bagian dari melestarikan seni budaya Islami dan meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, dalam rangka membangun Kabupaten Bengkalis yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah.
“Semarak pawai adalah wujud kegembiraan sebagai cerminan syukur atas anugerah Allah dalam wujud terlaksananya pembangunan di Negeri Junjungan kita cintai ini, yang dari waktu ke waktu kita rasakan menuju ke arah yang lebih baik,” sebut Bupati lagi.
Dalam kesempatan tersebt, Bupati juga mengingatkan seluruh peserta, untuk lebih berhati-hati dan tertib selama pelaksanakan. Saling menjaga dan mengutamakan keselamatan, sehingga pawai ta’aruf dapat dijadikan sebagai event seni, religi, dan budaya yang bermanfaat bagi pembangunan daerah di masa yang akan datang.
“Sebelum melepas pawai ta’aruf ini, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh komponen masyarakat dan panitia penyelenggara,” imbuh Bupati.
Selain diikuti para kafilah dan penggembira, para camat juga terlihat ikut dalam arak-arakan pawai ta’aruf.
Sementara itu dalam laporannya, H. Imam Hakim selaku panita pelaksana menyebutkan ribuan peserta terdiri dari Bengkalis 4.500 orang, Siak Kecil 500 orang, Mandau 500 orang, Rupat Utara 200 orang, Pinggir 500, Bukit Batu 500, Rupat, 200 dan Bantan selaku tuan rumah mengerahkan 11.000 orang peserta.