Teks foto: Bupati Kasmarni berbincang hangat dengan Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut C.W. Wicaksono saat kegiatan Silaturahmi dan Koordinasi SKK Migas bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis.
PEKANBARU, PROKOPIM – Bupati Bengkalis, Kasmarni, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis dalam mendukung kegiatan hulu minyak dan gas bumi melalui penguatan sinergi, komunikasi, serta kolaborasi lintas sektor.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Silaturahmi dan Koordinasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, yang digelar di Graha Merah Putih, Pekanbaru, Selasa (14/1/2026).
.jpeg)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Riau, Helmi D, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut C.W. Wicaksono beserta jajaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, para pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, Manager External Communication & Stakeholder Relations North Pertamina Hulu Rokan Rudi Arief, Direktur PT Riau Petroleum, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Pinggir Zama Riko Dakanahay, serta Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy.
Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut sebagai wadah strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta membangun kolaborasi yang lebih erat antara SKK Migas, KKKS PHR WK Rokan, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, khususnya dalam membahas overview kegiatan hulu migas, rencana kerja tahun 2026, serta dukungan yang diharapkan dari Pemerintah Daerah.

Bupati Bengkalis menegaskan bahwa Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan hulu migas di wilayah Sumatera Bagian Utara. Keberadaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di wilayah Bengkalis dinilai memberikan kontribusi signifikan, tidak hanya terhadap ketahanan energi nasional, tetapi juga terhadap pembangunan daerah, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat.
Namun demikian, Kasmarni juga menyadari bahwa pelaksanaan kegiatan hulu migas di daerah tidak terlepas dari berbagai tantangan, mulai dari persoalan perizinan, lahan, sosial kemasyarakatan, lingkungan, hingga sinkronisasi dengan program pembangunan daerah. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang intensif di antara seluruh pemangku kepentingan agar kegiatan hulu migas dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
.jpeg)
Melalui forum tersebut, Bupati berharap SKK Migas dan KKKS dapat menyampaikan secara komprehensif berbagai kegiatan yang telah dan sedang berjalan, termasuk rencana kerja tahun 2026, sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis dapat memahami secara utuh arah kebijakan, target, serta kebutuhan dukungan yang diperlukan.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis pada prinsipnya siap memberikan dukungan, mulai dari fasilitasi koordinasi lintas perangkat daerah, penyelesaian persoalan sosial kemasyarakatan, sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kegiatan KKKS, hingga mendorong optimalisasi program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan prioritas pembangunan daerah,” ujar Kasmarni.
.jpeg)
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kasmarni juga menyampaikan harapannya agar SKK Migas dan KKKS dapat semakin membuka ruang kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bengkalis dalam mendukung berbagai kegiatan hulu migas dan aktivitas penunjangnya di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Menurut Kasmarni, pelibatan BUMD daerah merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran daerah, meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi lokal, sekaligus memastikan manfaat kegiatan hulu migas dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
.jpeg)
“Kami berharap SKK Migas dan KKKS dapat mempertimbangkan pelibatan BUMD daerah dalam berbagai kegiatan hulu migas dan aktivitas penunjangnya, tentu dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, prinsip tata kelola yang baik, serta aspek profesionalisme,” ujar Kasmarni.
Ia menambahkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis siap memfasilitasi dan mendukung sinergi tersebut agar BUMD daerah dapat berkontribusi secara optimal, baik melalui penyediaan jasa, penguatan rantai pasok lokal, maupun bentuk kerja sama lain yang saling menguntungkan.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kasmarni juga menyampaikan harapannya agar forum silaturahmi dan koordinasi ini dapat menghasilkan kesepahaman, rekomendasi, serta langkah-langkah konkret yang mampu memperkuat sinergi antara SKK Migas, KKKS, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen mendukung kelancaran kegiatan hulu migas sepanjang selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, memperhatikan kepentingan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta berkontribusi dalam memperkuat ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Sebagai Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bengkalis, Kasmarni juga menekankan pentingnya peningkatan pelibatan tenaga kerja lokal, pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, serta penerapan aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Menutup sambutannya, Bupati Kasmarni berharap sinergi yang terbangun melalui rapat koordinasi ini dapat terus diperkuat demi mendukung keberhasilan kegiatan hulu migas sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah dan nasional.