Teks foto: Staf Ahli Bupati Bengkalis Johansyah Syafri bersama Forkopimda saat pelepasan layang-layang wau pada pembukaan Festival Layang-Layang Wau Bengkalis 2026 di Lapangan Pasir Andam Dewi, Bengkalis.
BENGKALIS, PROKOPIM - Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, secara resmi membuka Festival Layang-Layang Wau Bengkalis Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Pasir Andam Dewi, Kecamatan Bengkalis, Sabtu (31/01/2026).
Festival yang ditaja oleh Pengurus Perkumpulan Layang-Layang Wau Bengkalis (PLWB) tersebut diikuti sebanyak 200 peserta, terdiri dari 100 peserta tingkat pelajar dan 100 peserta tingkat umum. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir menyaksikan berbagai kreasi layang-layang khas Bengkalis.
.jpeg)
Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis yang dibacakan Staf Ahli Johansyah Syafri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak terkait yang telah bekerja dengan penuh komitmen dalam menyelenggarakan Festival Layang-Layang Wau Bengkalis Tahun 2026.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menghadirkan hiburan yang meriah dan sarat kebersamaan, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata dalam menjaga dan melestarikan permainan tradisional yang merupakan bagian penting dari kekayaan budaya masyarakat Bengkalis,” ujar Johan.
.jpeg)
Disampaikannya pula bahwa festival ini menjadi salah satu upaya strategis untuk menjaga keberadaan budaya permainan layang-layang wau agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong serta memperkenalkan permainan tradisional kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya daerah, pungkasnya.

Johan juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkesinambungan di tahun-tahun mendatang.
Dengan demikian, anak-anak dan generasi muda memiliki ruang untuk belajar budaya secara langsung, mengenal warisan leluhur dengan cara yang menyenangkan, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kesabaran, dan kecintaan terhadap budaya lokal, jelas Johan.

Lebih lanjut disampaikan Johan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan maraknya permainan modern, permainan rakyat khususnya layang-layang wau Bengkalis perlu mendapat perhatian serius agar tetap lestari. Tanpa upaya pelestarian yang berkelanjutan, warisan budaya tersebut dikhawatirkan akan memudar dan hanya menjadi cerita di masa depan.
Festival Layang-Layang Wau Bengkalis Tahun 2026 mengusung slogan “Melestarikan Tradisi, Mengangkat Marwah”, sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Bengkalis, yaitu “Bermarwah, Maju, dan Sejahtera.”
.jpeg)
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Dewan Pembina serta Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis sebagai payung adat tertinggi dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu Bengkalis.
Dalam kesempatan tersebut Johan juga menegaskan bahwa layang-layang wau Bengkalis merupakan warisan budaya tak benda yang sangat berharga, di antaranya Layang Kuau Jantan, Layang Kuau Betina, dan Layang Wau Bulan Bengkalis. Bahkan, Layang Kuau Jantan Laksamana Bengkalis telah dipatenkan secara nasional dan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM sebagai ikon budaya Bengkalis. Ke depan, pendaftaran hak cipta dan paten untuk jenis layang-layang lainnya akan terus dilanjutkan.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh upaya pelestarian budaya tersebut, dengan harapan warisan budaya layang-layang wau Bengkalis semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun mancanegara, serta terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Bengkalis.
.jpeg)
Usai memberikan sambutan, dilanjutkan dengan foto bersama sekaligus kenaikan permainan layang-layang wau.
Terlihat hadir diacara tersebut Ketua Pengiat Layang-Layang Indonesia (Jakarta) Sari Majit, Wakil Ketua ll DPRD Kabupaten Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan, Danramil 01/Bengkalis diwakili Babinsa Kelurahan Rimba Sekampung Peltu Dedek Irwanto, Kapolres Bengkalis diwakili Kabag Logistik (Kabaglog) Polres Bengkalis AKP Cecep Sujapar dan tamu dengan lainnya.



