Jumat, 13 Februari 2026 | 11:47:59 WIB | Dibaca : 154 Kali

Hadiri Peresmian SPPG dan Gudang Pangan Polri Secara Daring, Bupati Bengkalis Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Editor : Nurhadi - Reporter : Nuratika - Fotografer : Sumanto
Hadiri Peresmian SPPG dan Gudang Pangan Polri Secara Daring, Bupati Bengkalis Dukung Program Makan Bergizi Gratis Teks foto:

BENGKALIS, PROKOPIM – Bupati Bengkalis, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri menghadiri peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri yang digelar secara daring, di Aula Tantya Sudhirajati Polres Bengkalis, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut diikuti seluruh Kabupaten/Kota Se-Indonesia. Untuk Kabupaten Bengkalis, pelaksanaan kegiatan dipimpin Wakapolres Bengkalis, Noak Pembina Aritonang beserta jajaran.

Dalam laporannya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pembangunan SPPG dan gudang ketahanan pangan merupakan langkah strategis Polri dalam mendukung program makanan bergizi gratis serta penguatan ketahanan pangan nasional.

“Apabila seluruh SPPG telah beroperasi, program ini diproyeksikan memberi manfaat kepada sekitar 2,6 juta masyarakat dan membuka lebih dari 58 ribu lapangan kerja, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar,” ujarnya.

Kapolri juga menyampaikan bahwa hingga kini telah diverifikasi 1.179 SPPG, dengan rincian 429 unit beroperasi, 162 dalam persiapan operasional, 499 tahap pembangunan yang ditargetkan selesai Maret 2026, serta 107 tahap perencanaan.

Pada tahun 2026, pembangunan ditargetkan mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya mengapresiasi jajaran Polri yang dinilai mampu menjawab persoalan mendasar bangsa.

“Keamanan yang paling hakiki adalah ketika rakyat merasa aman, sejahtera, dan terbebas dari kelaparan. Karena itu, program makanan bergizi gratis menjadi langkah strategis untuk memastikan generasi Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan,” tegas Presiden.

Presiden menambahkan bahwa program makan bergizi gratis bukan hal baru di dunia dan telah diterapkan di banyak negara maju maupun demokratis.

“Program ini mungkin tidak terlalu dirasakan oleh mereka yang sudah berkecukupan, tetapi bagi mayoritas rakyat, pemenuhan makanan bergizi adalah kebutuhan yang sangat penting,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa sejak program ini diluncurkan berbagai kritik, tuduhan, hingga penyelidikan sempat muncul, namun dirinya meyakini kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan generasi bangsa tumbuh sehat, kuat, cerdas, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Dibagian lain Johansyah Syafri menyampaikan apresiasi dan dukungan atas pelaksanaan program tersebut yang dinilai selaras dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pemenuhan gizi, peningkatan kesehatan, serta penguatan ketahanan pangan daerah.

"Kami berharap keberadaan SPPG Polri dan gudang ketahanan pangan Polri dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi kepolisian, serta menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas pangan dan pemenuhan gizi masyarakat di wilayah Kabupaten Bengkalis," tutur Johan.