Teks foto:
BENGKALIS, PROKOPIM – Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri menghadiri acqra Pelantikan 40 Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Bengkalis Periode 2026–2027, di ruang rapat Tantya Sudhirajati Polres Bengkalis, Sabtu (14/2/2026) siang.

Dalam sambutannya, mewakili Bupati Johansyah Syafri menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang telah dipercayakan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta semangat pengabdian kepada umat, bangsa, dan daerah.
“SEMMI merupakan organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Mahasiswa adalah agen perubahan dan mitra kritis pemerintah dalam mengawal pembangunan,” ujar nya.
Dengan tema, “Bersama SEMMI Membangun Generasi Muda; Kritis Berfikir, Progresif dalam Perubahan Menuju Terwujudnya Bengkalis Emas 2045”, tentunya sangat relevan dengan tantangan zaman.

Menurut Johan berpikir kritis dan bersikap progresif merupakan modal penting bagi generasi muda dalam menjawab dinamika global, perkembangan teknologi, serta kompleksitas pembangunan daerah ke depan.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis, lanjutnya, sangat membuka diri terhadap peran aktif organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, termasuk SEMMI, dalam memberikan gagasan, kritik konstruktif, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita bersama menuju Bengkalis Emas 2045.
Pada kesempatan tersebut, Jkhan juga menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menetapkan status siaga darurat bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai langkah antisipatif. Berbagai unsur telah dikerahkan, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, hingga perangkat kecamatan dan desa serta relawan.

Kepada seluruh pengurus dan kader SEMMI untuk turut berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang bahaya Karhutla serta mendukung upaya pencegahan di lapangan, ajak Johan
“Kita tidak ingin Bengkalis dikenal karena asapnya, tetapi dikenal karena prestasi generasi mudanya. Kita tidak ingin lahan terbakar, tetapi ingin semangat pemuda yang terus menyala untuk membangun daerah,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Johan kembali mengucapkan selamat bekerja kepada seluruh Pengurus SEMMI Cabang Bengkalis Periode 2026–2027 serta berharap organisasi tersebut mampu menjadi wadah kaderisasi yang melahirkan pemimpin muda berintegritas, berwawasan luas, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kedaerahan.
