Teks foto:
BENGKALIS, PROKOPIM – Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan RKPD Kabupaten Bengkalis Tahun 2027 di Ruang Rapat Zahari Kantot Bappeda Bengkalis, Senin 30/3/3026.
Forum ini menjadi wadah strategis dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah untuk tahun mendatang.
.jpeg)
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis Hendrik Pirnanda Pangaribuan, Wakapolres Bengkalis Kompol Noak Pembina Aritonang, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri, Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis Rinto, Danramil 01/Bengkalis Kapten Arm Yogi Sudarso, perwakilan Bappeda Riau Paidi, Camat Bengkalis Rafli Kurniawan, Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis Ismail, serta seluruh peserta Musrenbang.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Bagus Santoso menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan.
.jpeg)
Menurutnya, aspirasi dan masukan masyarakat menjadi dasar penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, terutama dalam menghadapi tantangan kemandirian fiskal daerah.
"Berdasarkan data statistik tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Bengkalis tercatat 693.035 jiwa dengan pertumbuhan rata-rata 3,8 persen per tahun. Angka ini menjadi landasan penting dalam menentukan kebutuhan pelayanan publik, anggaran, serta arah pembangunan daerah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis, Rinto, memaparkan bahwa Musrenbang Kabupaten merupakan tahapan akhir dari seluruh proses perencanaan pembangunan yang telah dimulai sejak awal tahun. Tahapan tersebut diawali dengan Musrenbang kecamatan (26 Januari–9 Februari 2026), dilanjutkan Forum Konsultasi Publik (12 Februari 2026), Forum Perangkat Daerah (23 Februari–3 Maret 2026), serta Forum Lintas Perangkat Daerah (10 Maret 2026).
Rinto menambahkan, setelah Musrenbang Kabupaten, proses perencanaan akan dilanjutkan dengan pembahasan bersama DPRD serta konsultasi teknis. Hal ini bertujuan memastikan seluruh program selaras dengan prioritas nasional, prioritas Pemerintah Provinsi Riau, serta prioritas pembangunan Kabupaten Bengkalis.

Selain itu penyesuaian program dengan kemampuan keuangan daerah juga menjadi perhatian utama agar setiap kegiatan dapat terlaksana secara optimal, efektif, dan tepat sasaran.
Melalui forum ini, diharapkan seluruh perangkat daerah terus menjaga kekompakan dan sinergi demi mewujudkan pembangunan yang lebih maju, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi masyarakat, pingkas Rinto.
