Teks foto:
BENGKALIS, PROKOPIM – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bengkalis Akhir Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis, Senin (30/3/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Bengkalis tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Bengkalis M. Arsya Fadilah, didampingi Wakil Ketua II Hendrik Firnanda dan Wakil Ketua III H. Misno, serta dihadiri 22 anggota DPRD dan pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati Bengkalis menegaskan bahwa LKPJ merupakan bentuk akuntabilitas kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran, sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
“LKPJ ini memuat capaian kinerja pembangunan daerah, pelaksanaan program dan kegiatan, pengelolaan keuangan daerah, serta pelaksanaan urusan pemerintahan dan tugas pembantuan selama Tahun Anggaran 2025,” ujar Bagus Santoso.

Ia menjelaskan, secara umum pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bengkalis sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang positif. Hal ini tercermin dari sejumlah indikator makro daerah yang mengalami peningkatan, seperti pertumbuhan ekonomi, penurunan tingkat pengangguran, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga berhasil meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun daerah. Di antaranya penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2025 dengan tingkat kepesertaan mencapai 98,65 persen dan tingkat keaktifan sebesar 84,10 persen.

Kemudian, penghargaan ATM Award Adinkes atas keberhasilan dalam menekan angka penyakit AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria, serta penghargaan Terbaik II kategori Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah tingkat kabupaten.
Tak hanya itu, Desa Bantan Tengah juga berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis dengan meraih juara Terbaik II pada Lomba Desa dan Kelurahan tingkat Provinsi Riau Tahun 2025.
.jpeg)
Lebih lanjut, Bagus Santoso menyampaikan bahwa selama Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus menjalankan program prioritas yang difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, pembangunan infrastruktur yang merata, serta reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik.
Dari sisi keuangan daerah, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 tercatat mencapai 92,53 persen dari target. Sementara itu, realisasi pendapatan daerah secara keseluruhan mencapai 83,34 persen dan realisasi belanja daerah sebesar 83,19 persen.

“Atas capaian tersebut, kami terus melakukan langkah-langkah strategis, termasuk efisiensi belanja serta upaya mencari sumber pembiayaan alternatif di luar APBD,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, termasuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih selama 13 tahun berturut-turut.
“Kami membuka diri terhadap berbagai masukan dan rekomendasi sebagai bahan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” tutupnya.