Teks foto: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Hendrik Dwi Yatmoko, saat membaca buku autobiografi Saleh Djasit “Jalan Hidup Anak Pujud” pada acara peluncuran di Balairung LAMR Pekanbaru.
PEKANBARU, PROKOPIM – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian nilai sejarah dan budaya daerah dengan menghadiri peluncuran buku autobiografi Saleh Djasit berjudul “Jalan Hidup Anak Pujud”, Rabu (15/4/2026).
Pada kegiatan yang ditaja oleh Lembaga Adat Melayu Riau tersebut, Bupati Bengkalis diwakili oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis, Hendrik Dwi Yatmoko.

Acara terlihat berlangsung khidmat di Balairung LAMR, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, dengan nuansa kental budaya Melayu.
Kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Bengkalis tersebut menjadi wujud nyata dukungan terhadap upaya pelestarian sejarah, budaya, serta penghargaan kepada tokoh daerah yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan daerah.
.jpeg)
Dalam kesempatan itu, Hendrik Dwi Yatmoko menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku autobiografi tersebut. Ia menilai karya ini bukan sekadar catatan perjalanan hidup, melainkan juga sumber inspirasi bagi generasi muda.
“Buku ini sarat dengan nilai perjuangan, keteladanan, serta semangat pengabdian yang patut dijadikan contoh. Kami berharap generasi muda dapat mengambil hikmah dari perjalanan hidup Brigjen TNI (Purn) H. Saleh Djasit,” ujarnya.
.jpeg)
Peluncuran buku juga diisi dengan sesi diskusi dan pemaparan dari sejumlah narasumber, diantaranya Nazir Karim, Junaidi, Saidul Amin, serta Irwan Efendi, dengan moderator Firdaus.
Kegiatan ini turut dihadiri tokoh adat, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat yang memberikan apresiasi tinggi terhadap terbitnya buku tersebut.
.jpeg)
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat semangat literasi sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya Melayu di tengah masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa.
