Jumat, 29 Mei 2026 | 22:04:00 WIB | Dibaca : 21 Kali

Bupati Bengkalis Resmi Buka Car Free Night dan Gelar Seni Budaya: Dorong UMKM dan Pelestarian Warisan Leluhur

Editor : Indra - Reporter : Khairuddin - Fotografer : Khairuddin
Bupati Bengkalis Resmi Buka Car Free Night dan Gelar Seni Budaya: Dorong UMKM dan Pelestarian Warisan Leluhur Teks foto: Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Bengkalis, Johansyah Syafri, saat membuka secara resmi Car Free Night dan Gelar Seni Budaya Tradisional yang ditandai dengan pemukulan gong, di Jalan Wonosari Tengah, Bengkalis.

BENGKALIS, PROKOPIM – Bupati Bengkalis, Kasmarni, diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, secara resmi membuka kegiatan Car Free Night (CFN) dan Gelar Seni Budaya Tradisional.

Acara yang digagas oleh DPD Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kabupaten Bengkalis bersama warga Desa Wonosari ini berlangsung meriah pada Jumat malam, 29 Mei 2026, di Jalan Wonosari Tengah Bengkalis.



Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta warga sekitar Kecamatan Bengkalis.

Dalam sambutan yang dibacakan Johan mengatakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPD PWMOI dan masyarakat Desa Wonosari atas inisiatif pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, acara ini bukan sekadar sarana hiburan, melainkan wadah strategis untuk mempererat silaturahmi, mempromosikan produk UMKM, menampung kreativitas generasi muda, sekaligus menjaga kelestarian seni dan budaya sebagai identitas daerah.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan strategis. Tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang promosi UMKM, pengembangan kreativitas pemuda, serta wadah pelestarian seni budaya tradisional yang menjadi ciri khas daerah kita,” ujar Johan.



Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan masuknya budaya asing, masyarakat wajib mempertahankan jati diri serta nilai-nilai luhur warisan leluhur, pungkasnya.

Selain itu lanjut Johan, seni budaya tradisional bukan sekadar tontonan, melainkan juga tuntunan yang sarat nilai kebersamaan, sopan santun, gotong royong dan kearifan lokal.



Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus memberikan dukungan penuh terhadap setiap kegiatan masyarakat yang bertujuan melestarikan budaya sekaligus menciptakan ruang publik yang sehat, aman, dan produktif.

"Melalui Car Free Night ini, pemerintah berharap tumbuh semangat kebersamaan, meningkatnya perputaran ekonomi warga, serta semakin hidupnya kreasi seni dan budaya di tengah masyarakat," harap Johan.



Pada kesempatan tersebut, Johan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama acara berlangsung, demi terciptanya suasana yang harmonis dan kondusif.

Selain itu, ia menilai peran media online sangat vital dalam pembangunan daerah. Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, mempromosikan potensi daerah dan membangun semangat pembangunan yang positif.



“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, insan pers dan masyarakat terus terjalin erat demi kemajuan Kabupaten Bengkalis yang kita cintai bersama,” ungkapnya.