Teks foto:
MANDAU, PROKOPIM – Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan bahwa kegiatan Khatam Al-Qur’an dan Wisuda Tahfidz Akbar siswa-siswi MDTA Se-Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan merupakan momentum penting dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber inspirasi untuk membangun karakter yang berakhlakul karimah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni saat menghadiri kegiatan Khatam Al-Qur’an dan Wisuda Tahfidz Akbar siswa-siswi MDTA se-Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan pada Minggu, 14 Juni 2026, di Masjid Besar Arafah, Duri,
Dalam sambutannya, Hj. Kasmarni memberikan apresiasi kepada Kelompok Kerja Guru (KKG) MDTA Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, para ustaz dan ustazah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, khatam Al-Qur’an dan wisuda Tahfidz bukan sekadar seremoni belaka, melainkan bagian penting dalam membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Kepada para wisudawan dan wisudawati, Hj. Kasmarni menyampaikan ucapan selamat atas capaian yang telah diraih. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi langkah awal bagi para peserta untuk terus meningkatkan kualitas hafalan, memperdalam pemahaman agama, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata.
“Jangan pernah merasa cukup dengan hafalan yang dimiliki saat ini. Teruslah menjaga hafalan, memperbaiki bacaan, meningkatkan pemahaman, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam setiap aktivitas kehidupan, sehingga kelak menjadi generasi Qur’ani yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” pesan Kasmarni.
Lebih lanjut, Hj. Kasmarni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap berkomitmen mendukung penguatan pendidikan keagamaan sebagai bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas akhlak, moral, serta spiritual masyarakatnya.
Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap mengalokasikan bantuan kesejahteraan bagi guru MDTA meskipun saat ini sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Bantuan ini diberikan sebagai wujud apresiasi atas dedikasi para guru dalam mendidik generasi penerus daerah.
Selain itu, Pemkab Bengkalis juga terus mendorong lahirnya generasi Qur’ani melalui program beasiswa bagi siswa-siswi berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan tahfidz ke jenjang yang lebih tinggi.
Hj. Kasmarni berharap dukungan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga hafalan Al-Qur’an yang telah dimiliki.
Pada kesempatan itu, Hj. Kasmarni juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, Kementerian Agama, lembaga pendidikan keagamaan, para guru, hingga masyarakat luas untuk terus memperkuat sinergi dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas. Hal ini guna mewujudkan visi Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta Unggul di Indonesia.
Mengakhiri sambutannya, Hj. Kasmarni menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh ustaz dan ustazah MDTA yang telah dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan dedikasi membimbing para peserta didik hingga dapat mengikuti khatam Al-Qur’an dan wisuda tahfidz. Ia berharap seluruh guru tetap istiqamah dalam mengemban tugas mulia tersebut demi melahirkan generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Mahzum, Ketua FKDT H. Bona Paizal, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Syahruddin, Camat Talang Muandau Heru Syafrian, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Pinggir Zama Riko Dakanahay, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.