Teks foto:
BENGKALIS, PROKOPIM – Bupati Bengkalis melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Syahrudin, secara resmi membuka Gebyar Scooter Lancang Kuning (GSLK) Bermasa Negeri Junjungan Ke-16 Tahun 2026 di Lapangan Pasir Andam Dewi, Sabtu (11/7/2026) malam.
Pembukaan kegiatan yang berlangsung meriah tersebut tampak dipadati ribuan peserta dan tamu undangan dari berbagai daerah.

Terlihat Deretan scooter Vespa memenuhi kawasan Lapangan Pasir Andam Dewi sebagai simbol semangat kebersamaan para pecinta scooter yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti Provinsi Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Lampung, Pulau Jawa, hingga negara tetangga Malaysia.
Ketua Pelaksana GSLK Zulfan, dalam laporannya menyampaikan bahwa Gebyar Scooter Lancang Kuning merupakan agenda silaturahmi yang sangat dinantikan para pecinta Vespa.
Menurutnya, kegiatan tersebut terakhir kali digelar sekitar 12 tahun lalu, sehingga pelaksanaan tahun ini menjadi momentum istimewa untuk kembali mempererat tali persaudaraan antar komunitas scooter.

"Alhamdulillah, pada tahun 2011 kita juga pernah melaksanakan kegiatan ini di Kota Duri. Karena itu, kehadiran GSLK tahun ini menjadi momen yang sangat berharga bagi seluruh pecinta scooter untuk kembali berkumpul, bersilaturahmi, dan mempererat persaudaraan," ujar Zulfan.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Syahrudin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir di Negeri Junjungan.
Menurutnya, antusiasme komunitas Vespa dari berbagai daerah menunjukkan kuatnya semangat solidaritas, persaudaraan, dan kebersamaan yang terus tumbuh di kalangan pecinta scooter.

"Gebyar Scooter Lancang Kuning bukan hanya ajang berkumpul para pecinta Vespa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman, sekaligus memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta keramahan masyarakat Kabupaten Bengkalis," ujarnya.
Syahrudin menegaskan, kegiatan seperti GSLK sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), meningkatkan kunjungan wisata, serta menghadirkan berbagai kegiatan positif yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan sukses hingga penutupan.
Kepada seluruh peserta yang berasal dari luar Kabupaten Bengkalis, Syahrudin juga mengajak agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menikmati berbagai destinasi wisata, mengenal lebih dekat budaya Melayu yang menjadi identitas masyarakat Bengkalis, serta mencicipi aneka kuliner khas daerah.
Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa pelaksanaan GSLK bertepatan dengan musim durian, salah satu komoditas unggulan Kabupaten Bengkalis yang telah dikenal luas karena cita rasa, aroma khas, dan kualitasnya.

"Kami berharap pengalaman selama berada di Bengkalis menjadi kenangan yang berkesan dan mendorong lebih banyak wisatawan berkunjung ke Negeri Junjungan pada masa mendatang," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga menghadirkan berbagai pelayanan publik di lokasi kegiatan. Selain bazar kuliner dan pameran produk UMKM, masyarakat dapat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan secara langsung melalui pelayanan jemput bola.
Layanan yang disediakan meliputi perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang dapat diakses secara mudah, cepat, transparan, dan tanpa dipungut biaya.
"Ini merupakan bagian dari semangat visi Bermasa, yakni menghadirkan pemerintah yang melayani, hadir di tengah masyarakat dengan aksi nyata," tegas Syahrudin.

Terlihat hadir pada pembukaan Gebyar Scooter Lancang Kuning Ke-16 tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkalis, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bengkalis, Ketua Ikatan Vespa Indonesia (IVI) Wilayah Riau Fadlan, komunitas scooter dari Malaysia, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Pulau Jawa, serta ribuan pecinta Vespa dari berbagai daerah lainnya.