Minggu, 26 Juli 2026 | 13:25:48 WIB | Dibaca : 63 Kali

Laksanakan Penanaman Mangrove Serentak Peringati Hari Magrove Sedunia 2026, Bupati Ajak Masyarakat Menjaga Kawasan Pesisir

Editor : Nurhadi - Reporter : Nuratika - Fotografer : Sudiyo dan Fathur
Laksanakan Penanaman Mangrove Serentak Peringati Hari Magrove Sedunia 2026, Bupati Ajak Masyarakat Menjaga Kawasan Pesisir Teks foto:

BANTAN, PROKOPIM – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kawasan pesisir melalui pelestarian ekosistem mangrove sebagai benteng alami dalam menghadapi abrasi, perubahan iklim, serta menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Penanaman Mangrove Serentak se-Indonesia dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 di Desa Deluk, Kecamatan Bantan, Minggu (26/7/2026).

Dalam sambutannya, Hj. Kasmarni mengatakan, peringatan Hari Mangrove Sedunia bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mengingatkan pentingnya keberadaan hutan mangrove bagi kehidupan masyarakat pesisir.

Menurutnya, mangrove berfungsi melindungi pantai dari abrasi, gelombang pasang, dan intrusi air laut. Selain itu, mangrove juga menjadi habitat berbagai jenis biota laut, penyerap emisi karbon yang efektif, serta penopang kehidupan ekonomi masyarakat pesisir.

"Bagi Kabupaten Bengkalis yang sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, keberadaan mangrove merupakan aset ekologis yang tidak ternilai. Karena itu, menjaga mangrove sejatinya adalah menjaga masa depan daerah dan generasi penerus kita," ujar Hj. Kasmarni.

Bupati perempuan pertama di Riau itu menambahkan, dipilihnya Desa Deluk sebagai lokasi kegiatan karena berada di kawasan pesisir Selat Malaka yang menghadapi ancaman abrasi. Oleh karena itu, rehabilitasi mangrove perlu terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR), pemberdayaan masyarakat, edukasi lingkungan, serta penguatan komitmen bersama dalam menjaga kawasan pesisir.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen mendukung rehabilitasi mangrove melalui penguatan sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat, disertai perlindungan kawasan pesisir, peningkatan edukasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat agar pelestarian mangrove memberikan manfaat bagi lingkungan maupun perekonomian masyarakat.

“Keberhasilan menjaga mangrove tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Mari kita jadikan penanaman mangrove sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan, karena setiap bibit yang ditanam hari ini adalah investasi bagi perlindungan pesisir, keberlanjutan lingkungan, dan warisan terbaik bagi anak cucu kita di masa hadapan," ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama dan penanaman mangrove secara simbolis di kawasan seluas satu hektare sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat ketahanan kawasan pesisir di Kabupaten Bengkalis.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau M. Job Kurniawan yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Sekretaris Daerah Bengkalis Ersan Saputra, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Indragiri Rokan Eko Nurjayanto, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah Riau Kementerian Kehutanan Sarjono Budhi Subetchi dan Manager PPIU Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) Riau Muhammad Arif Fahruzi.

Hadir juga Staf Ahli Bupati Bidang SDM Johansyah Syafri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis Agus Susanto, Kepala Bappeda Bengkalis Rinto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Ermanto, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis Supardi, Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Adi Pranoto, Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Bengkalis Agus Sofyan, Kepala Satpol PP Kabupaten Bengkalis Alfakhrurrazy, Camat Bantan Aulia Fikri, Forkopimcam Bantan, serta masyarakat di Kecamatan Bantan.