Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:51:41 WIB | Dibaca : 24 Kali

Lantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni Tekankan Pelayanan Kesehatan Harus Tetap Berkualitas

Editor : Nurhadi - Reporter : Tim Prokopim - Fotografer : Tim Prokopim
Lantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni Tekankan Pelayanan Kesehatan Harus Tetap Berkualitas Teks foto: Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni saat melaksanakan penandatanganan pada Pelantikan Pengurus IDI Cabang Bengkalis Periode 2025–2028 di Hotel Amadeo Duri, Kecamatan Mandau.

MANDAU, PROKOPIM — Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menegaskan bahwa keterbatasan fiskal dan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kasmarni saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bengkalis Periode 2025–2028 yang dirangkaikan dengan Pertemuan Ilmiah Berkala (PIB) V Tahun 2026, di Hotel Amadeo Duri, Kecamatan Mandau, Minggu (9/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, dr. Benni Andica Surya resmi dilantik sebagai Ketua IDI Cabang Bengkalis Periode 2025–2028 bersama jajaran pengurus lainnya. Pelantikan dilakukan Ketua IDI Wilayah Riau, dr. Marham Effendi.

Bupati Kasmarni menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan tersebut mampu menjaga marwah dan kehormatan profesi dokter, sekaligus memperkuat kompetensi, profesionalisme, serta kontribusi IDI dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Bengkalis.

Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu fondasi utama dalam pembangunan manusia. Karena itu, IDI Bengkalis diharapkan terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam membangun sistem kesehatan yang kuat, berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Keterbatasan anggaran jangan menjadi alasan untuk menurunkan standar pelayanan. Mari kita buktikan bahwa dengan sumber daya yang terbatas, kita tetap mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, manusiawi dan profesional,” tegas Kasmarni.

Lebih lanjut, Kasmarni mendorong para dokter untuk memperluas peran dari sekadar memberikan pelayanan ketika masyarakat sakit, menjadi bagian penting dalam upaya promotif dan preventif.

Menurutnya, dokter perlu lebih aktif turun ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan membangun kesadaran hidup sehat. Langkah tersebut penting untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan, mulai dari stunting, kesehatan ibu dan anak, persoalan gizi, hingga penyakit menular dan tidak menular.

“Bukan hanya mengobati ketika masyarakat sakit, tetapi ikut hadir mencegah, mengedukasi, dan membangun masyarakat agar tetap sehat,” ujarnya.

Kasmarni juga mengajak IDI Bengkalis memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah. Sebab, berbagai persoalan kesehatan tidak mungkin diselesaikan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh tenaga kesehatan dan organisasi profesi.

“Jika ada persoalan, mari kita duduk bersama. Jika ada keterbatasan, mari kita cari solusi bersama. Jika ada inovasi, mari kita kembangkan bersama. Dan jika ada keberhasilan, mari kita persembahkan bersama untuk masyarakat,” ajaknya.

Pelantikan pengurus IDI tersebut turut dirangkaikan dengan Pertemuan Ilmiah Berkala (PIB) V Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para dokter untuk memperkuat wawasan, kompetensi, sekaligus membangun jejaring dan kolaborasi antarinsan kesehatan di Kabupaten Bengkalis.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kasmarni juga berkesempatan mencabut undian doorprize bagi peserta dan undangan. Salah satu hadiah yang disiapkan berupa sepeda, yang semakin menambah semarak rangkaian kegiatan.

Menutup sambutannya, Kasmarni berharap kepengurusan IDI Bengkalis periode 2025–2028 mampu menjadi penggerak penguatan profesi kedokteran sekaligus memperkokoh sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah.
Ia menegaskan, sinergi tersebut harus bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses, berkualitas, manusiawi, dan profesional bagi seluruh masyarakat.

“Dokter sehat, masyarakat kuat. Pelayanan berkualitas, Bengkalis semakin hebat,” pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati Bengkalis, Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Ermanto, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bengkalis Salman Alfarisi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bengkalis Aready, Direktur RSUD Mandau drg. Sylvia Anggraini, Direktur RSUD Bengkalis dr. Azahari Effendi, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, Camat Pinggir Zama Riko Dakanahay, Camat Talang Muandau Heru Syafrian, serta para dokter dari rumah sakit umum daerah maupun rumah sakit swasta se-Kabupaten Bengkalis.