Teks foto: Foto bersama pada acara Wisuda STAI Hubbulwathan Duri.
DURI, PROKOPIM – Sebanyak 147 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hubbulwathan Duri resmi menyandang gelar sarjana dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Duri, Sabtu (22/8/2026).
Dari 147 wisudawan dan wisudawati tersebut, sebanyak 95 lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), 9 lulusan Tadris Bahasa Inggris (TBI), 7 lulusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), serta 36 lulusan Perbankan Syariah (PSY).
Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Kabupaten Bengkalis Syahruddin menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang hari ini resmi menyandang gelar sarjana. Capaian tersebut diharapkan menjadi bekal untuk terus berkarya, mengabdi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, agama, bangsa dan daerah.
“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Sebaliknya, wisuda merupakan awal dari pengabdian yang lebih luas dan tanggung jawab yang lebih besar,” demikian pesan Bupati Bengkalis dalam sambutannya pada kesempatan tersebut.

Para lulusan juga diingatkan agar gelar akademik yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi mampu diwujudkan melalui ilmu yang bermanfaat, karya nyata, integritas dalam bekerja, serta kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap para lulusan STAI Hubbulwathan Duri mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman, kokoh dalam akhlak dan memiliki integritas.
Terlebih di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung begitu cepat, generasi muda dituntut mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri, maju tanpa meninggalkan nilai-nilai agama, serta berprestasi dengan tetap menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab sosial.“Jangan berhenti belajar setelah memperoleh ijazah. Jangan berhenti berkarya setelah mengenakan toga. Dan jangan berhenti mengabdi setelah meraih gelar sarjana,” pesan Bupati.
Ilmu, lanjutnya, harus menjadi cahaya dalam menjalani kehidupan, akhlak menjadi pedoman dalam setiap langkah, dan pengabdian menjadi jalan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah.
Perguruan tinggi, termasuk STAI Hubbulwathan Duri, diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berdaya saing dan siap berkontribusi dalam pembangunan.
“Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia pendidikan dan seluruh elemen masyarakat harus terus kita perkuat untuk melahirkan generasi yang berilmu, beriman, berkarakter dan berdaya saing,” ungkapnya.
Selain memberikan apresiasi kepada para wisudawan, Bupati Bengkalis juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan doa, dukungan serta pengorbanan selama para mahasiswa menempuh pendidikan hingga berhasil meraih gelar sarjana.
Apresiasi turut disampaikan kepada STAI Hubbulwathan Duri yang secara konsisten mengambil peran dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat pendidikan keislaman di Kabupaten Bengkalis.
Keberhasilan 147 mahasiswa tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni wisuda, tetapi menjadi awal perjalanan baru untuk mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat.
“Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, menjadi jalan meraih kesuksesan, serta membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, agama, bangsa dan daerah,” tutupnya.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, selain para wisudawan dan wisudawati, juga hadir Pimpinan dan para Dosen STAI Hubbulwathan, serta orang tua para wisudawan.