Teks foto: Foto bersama saat Bupati Hj Kasmarni mengunjungi Posyandu Desa Wonosari.
BENGKALIS, PROKOPIM — Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan. Pesan itu ditegaskan Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni saat meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bengkalis, Selasa (15/9/2026) pagi.
Bagi Bupati Kasmarni, pemeriksaan kesehatan secara rutin bukan sekadar kegiatan pelayanan, tetapi menjadi langkah penting untuk mendeteksi berbagai gangguan kesehatan sejak dini. Karena itu, ia meminta program kesehatan yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya anak-anak dan lingkungan sekolah, terus diperkuat.

“Pemeriksaan kesehatan sejak dini sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan anak. Kita ingin pelayanan kesehatan hadir lebih dekat, mudah dijangkau dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Kasmarni.
Sekitar pukul 08.30 WIB, Bupati Kasmarni bersama rombongan melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan para siswa yang dilaksanakan petugas UPT Puskesmas Bengkalis.

Ia juga mengajak para siswa, guru dan tenaga kependidikan agar tidak mengabaikan kesehatan. Menurutnya, kondisi kesehatan yang baik merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung proses belajar, tumbuh kembang anak, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Program CKG Sekolah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Kesehatan bersama jajaran UPT Puskesmas untuk memperluas akses pelayanan kesehatan di lingkungan pendidikan.

Kasmarni menegaskan, paradigma pelayanan kesehatan harus bergeser dari sekadar mengobati menjadi lebih kuat pada upaya mencegah dan mendeteksi penyakit sedini mungkin.
“Upaya promotif dan preventif harus terus kita perkuat dan dilakukan secara berkelanjutan. Kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan sinergi seluruh pihak,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi tersebut harus melibatkan sekolah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, keluarga hingga masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai persoalan kesehatan dapat diketahui lebih awal dan ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Usai meninjau pelaksanaan CKG di MAN 1 Bengkalis, Bupati Kasmarni beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Posyandu Desa Wonosari.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelayanan kesehatan dasar sekaligus memastikan keberadaan Posyandu benar-benar memberikan manfaat dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Kasmarni menilai, sekolah dan Posyandu merupakan dua ruang strategis dalam memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Jika pelayanan kesehatan hadir secara aktif dan mudah dijangkau, masyarakat akan semakin terdorong untuk melakukan pemeriksaan secara rutin.

“Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas dan merata. Tetapi yang tidak kalah penting adalah kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut,” katanya.
Ia berharap masyarakat tidak lagi memandang pemeriksaan kesehatan sebagai sesuatu yang dilakukan ketika sudah merasakan keluhan atau sakit. Sebaliknya, pemeriksaan rutin harus menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat.

“Jangan tunggu sakit baru berobat. Lebih baik kita mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, sehingga langkah pencegahan dan penanganannya juga bisa dilakukan lebih cepat,” pesannya.
Melalui penguatan CKG Sekolah, Posyandu dan berbagai layanan kesehatan lainnya, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen memastikan pembangunan kesehatan tidak berhenti pada tersedianya fasilitas dan layanan, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Ermanto, Kepala Dinas Kominfotik Agus Sofyan, Kepala Dinas PUPR Supardi, Kasatpol PP Alfakhrurrazi, Kepala DPPA Emilda Susanti, Kepala Dalduk KB Paulina, Kepala Kantor Kemenag Bengkalis H. Khaidir, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Hj. Siti Aisyah, Camat Bengkalis Rafli Kurniawan, Kabag Prokopim Setda Bengkalis Syafizal, Kepala MAN 1 Bengkalis Muhammad Rizal beserta majelis guru, petugas CKG UPT Puskesmas Bengkalis serta tamu undangan lainnya.