Teks foto: Bupati Hj Kasmarni saat menyampaikan arahannya pada Pesta Puncak 165 Tahun HKBP Distrik Riau Pesisir, di Aula HKBP Simpang Padang, Kecamatan Mandau.
DURI, PROKOPIM — Perjalanan panjang 165 tahun Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan, memperkokoh kerukunan, dan memperluas kontribusi bagi masyarakat. Pesan itu mengemuka saat Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menghadiri Pesta Puncak 165 Tahun HKBP Distrik Riau Pesisir, di Aula HKBP Simpang Padang, Kecamatan Mandau, Minggu (20/9/2026).
Kehadiran Bupati Kasmarni disambut hangat keluarga besar HKBP. Sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan sukacita, panitia menyematkan ulos kepada Bupati Bengkalis.

Dalam kesempatan tersebut, Kasmarni menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang HKBP yang telah mewarnai kehidupan umat dan masyarakat selama 165 tahun. Menurutnya, usia panjang tersebut bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan perjalanan iman, pelayanan dan pengabdian yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat memperingati 165 tahun HKBP. Semoga momentum ini semakin memperkuat semangat pelayanan dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi jemaat dan masyarakat,” ujar Kasmarni.

Bagi Kasmarni, gereja tidak hanya menjadi ruang pembinaan iman, tetapi juga dapat menjadi kekuatan sosial yang ikut membangun kehidupan masyarakat.
Karena itu, ia menyambut baik semangat transformasi yang terus dikembangkan HKBP. Transformasi, kata Kasmarni, tidak semata-mata diwujudkan melalui pembangunan kelembagaan maupun fasilitas, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana nilai-nilai iman diterjemahkan menjadi tindakan nyata melalui pelayanan, kepedulian dan pengabdian kepada sesama.

“Kami menyambut baik semangat gotong royong yang dilakukan dalam mendukung pembangunan dan pemenuhan fasilitas pelayanan distrik. Ketika seluruh elemen bergerak bersama, tentu akan semakin banyak manfaat yang dapat diwujudkan,” katanya.
Kasmarni juga mengajak keluarga besar HKBP Distrik Riau Pesisir untuk terus menjadi bagian penting dalam menjaga suasana kehidupan masyarakat yang harmonis.

Menurutnya, Kabupaten Bengkalis merupakan daerah yang dihuni masyarakat dengan latar belakang suku, agama dan budaya yang beragam. Keberagaman tersebut harus dikelola sebagai kekuatan bersama untuk membangun daerah.
“Perbedaan keyakinan bukan alasan untuk kita menjauh. Justru perbedaan harus menjadi energi untuk saling menghargai dan bersama-sama membangun daerah,” tutur Kasmarni.

Ia menegaskan, pemerintah daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan, dalam memperkuat kepedulian sosial, menjaga kerukunan serta membangun karakter generasi muda.
Bagi Kasmarni, pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menyangkut kualitas manusia, kehidupan sosial yang harmonis dan tumbuhnya kepedulian antarsesama.

Mengakhiri sambutannya, Kasmarni menyampaikan harapan agar seluruh pimpinan, pelayan, jemaat dan keluarga besar HKBP Distrik Riau Pesisir senantiasa diberikan kekuatan dan hikmat dalam melanjutkan pelayanan.
“Teruslah melayani, teruslah bersatu, dan teruslah menjadi berkat bagi sesama,” pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati Bengkalis, Kepala Bapenda Kabupaten Bengkalis Muhammad Thaib, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bengkalis Sevnur, Kalaksa BPBD Bengkalis Salman Alfarisi, Camat Mandau Riki Rihardi, Sekretaris DPMPTSP Bengkalis Tasril Akmal, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Bengkalis Alazmi Yulizar, serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh wanita di Kecamatan Mandau.