Teks foto: Foto bersama pada Open Turnamen Mini Soccer Persatuan Pemuda Desa Jangkang Cup I Tahun 2026.
BANTAN, PROKOPIM – Turnamen olahraga bukan sekadar soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, lapangan harus menjadi ruang pembinaan karakter, tempat lahirnya prestasi, sekaligus benteng bagi generasi muda dari pengaruh narkoba dan perilaku negatif. Pesan tegas inilah yang ditekankan Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni saat membuka Open Turnamen Mini Soccer Persatuan Pemuda Desa Jangkang Cup I Tahun 2026, di Lapangan Utama Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Minggu (18/10/2026).
Pesan tersebut disampaikan melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Syahruddin. Ia menegaskan, turnamen yang digagas Persatuan Pemuda Desa Jangkang ini harus menjadi momentum untuk membangun semangat sportivitas, mempererat persaudaraan, serta membuka ruang bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga.

Menurutnya, kegiatan olahraga yang digerakkan pemuda merupakan langkah nyata dalam menciptakan aktivitas produktif di tengah masyarakat. Karena itu, turnamen seperti Jangkang Cup I perlu terus dikembangkan, tidak hanya untuk memeriahkan kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan atlet dan penguatan peran organisasi kepemudaan.
“Sejalan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun 2026, generasi muda harus terus membangun diri, meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, serta berani melahirkan gagasan dan karya nyata bagi kemajuan desa dan daerah,” pesannya.

Lebih jauh, Syahruddin mengingatkan bahwa masa depan daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, energi, kreativitas, dan potensi pemuda harus diarahkan pada kegiatan yang membangun, seperti olahraga, pendidikan, pengembangan kreativitas, serta aktivitas sosial kemasyarakatan.
Ia mengajak para pemuda menjauhi narkoba dan berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan. Pemuda Bengkalis, katanya, harus tumbuh menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat mental, matang dalam berpikir, santun dalam bertindak, mandiri, serta memiliki daya saing.

“Jangan biarkan masa muda habis untuk hal-hal yang merugikan. Salurkan energi untuk kegiatan positif, asah kemampuan, bangun prestasi, dan jadilah generasi yang membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Kepada seluruh tim yang berlaga, Syahruddin berpesan agar menjadikan sportivitas sebagai prinsip utama selama pertandingan. Setiap pemain diminta bertanding dengan penuh semangat, menghormati keputusan wasit, menerima hasil pertandingan dengan lapang dada, serta menghargai lawan.

Baginya, kemenangan memang menjadi target dalam sebuah kompetisi, tetapi karakter dan sikap selama bertanding jauh lebih penting untuk membangun prestasi yang bermartabat.
“Jadikan lapangan ini tempat mengukir prestasi, bukan tempat menumbuhkan permusuhan. Kita boleh berbeda tim, tetapi kita tetap satu keluarga besar masyarakat Kabupaten Bengkalis,” pesannya.
Ia berharap Jangkang Cup I tidak berhenti sebagai turnamen perdana, tetapi dapat menjadi agenda pembinaan olahraga yang berkelanjutan, melahirkan bibit-bibit atlet potensial, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Jangkang, Edi Sutrisno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Open Turnamen Mini Soccer Persatuan Pemuda Desa Jangkang Cup I Tahun 2026.
Ia berharap turnamen ini menjadi wadah bagi pemuda untuk menyalurkan bakat, mengembangkan kreativitas, serta membangun kebiasaan positif melalui olahraga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pemuda Desa Jangkang dapat menyalurkan bakat dan energi mereka ke arah yang positif, menjauhi hal-hal negatif, serta terus menjaga semangat kebersamaan untuk membangun Desa Jangkang menjadi lebih baik,” ujarnya.

Pembukaan Jangkang Cup I menjadi bukti bahwa inisiatif kepemudaan dapat menghadirkan ruang kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat ikatan sosial masyarakat. Ke depan, dukungan bersama dari pemerintah, organisasi olahraga, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga kesinambungan pembinaan sehingga potensi yang tumbuh di lapangan dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Bantan Muhammad Iskandar, perwakilan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Olahraga Samsudin, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang P2EKAD Tarmizi, perwakilan Camat Bantan melalui Kasi Sosial dan Budaya Chandra Kusuma, Ketua AFK Kabupaten Bengkalis Anggun Afriansah, Kepala Desa Jangkang Edi Sutrisno, mantan Kepala Desa Jangkang Juminah, Kepala MTs Al-Falah Desa Jangkang Bahhtiar, Ketua BPBD Desa Jangkang, serta panitia pelaksana.