Teks foto: Tim RSUD Bengkalis menyambut tim surveior Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dalam rangka survei akreditasi RSUD Bengkalis.
BENGKALIS, PROKOPIM – Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menegaskan bahwa mutu pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dicapai, tetapi harus terus dipertahankan dan ditingkatkan agar masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang aman, nyaman, profesional, dan berkualitas.
Penegasan itu disampaikan Kasmarni saat menyambut tim surveior Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dalam rangka survei akreditasi RSUD Bengkalis, Selasa (27/10/2026), di Wisma Daerah Kabupaten Bengkalis.

Bagi Kasmarni, survei akreditasi bukan sekadar proses penilaian untuk memenuhi standar administrasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh guna memastikan pelayanan rumah sakit terus berbenah dan semakin menjawab kebutuhan masyarakat.
“Memperoleh sesuatu mungkin lebih mudah daripada mempertahankannya. Karena itu, kami memohon arahan dan masukan dari tim surveior agar RSUD Bengkalis dapat terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanannya,” ungkap Kasmarni.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama manajemen RSUD Bengkalis berkomitmen untuk terus mengupayakan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Sebab, keberhasilan pelayanan rumah sakit tidak semata-mata diukur dari hasil penilaian akreditasi, tetapi juga dari pengalaman dan kepuasan masyarakat ketika memperoleh layanan.
“Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang baik, mulai dari kemudahan memperoleh layanan, sikap tenaga kesehatan, hingga keselamatan dan kenyamanan selama menjalani perawatan,” tegasnya.

Menurutnya, seluruh jajaran rumah sakit harus menjadikan survei ini sebagai kesempatan untuk mengenali kekurangan, memperbaiki kelemahan, dan memperkuat aspek pelayanan yang sudah berjalan baik. Dengan demikian, peningkatan mutu tidak berhenti pada saat survei berlangsung, melainkan menjadi budaya kerja yang diterapkan secara berkelanjutan.
Sebelum bertemu Bupati Bengkalis, tim surveior terlebih dahulu disambut Direktur RSUD Bengkalis, dr. Azahari Effendy, bersama jajaran manajemen rumah sakit.

Penyambutan berlangsung dengan pemasangan tanjak dan selempang sebagai bentuk penghormatan sekaligus representasi kearifan budaya Melayu di Negeri Junjungan.
Tim surveior KARS terdiri atas Ketua Surveior Asuhan Medis, Dr. dr. Henry Boyke Sitompul, anggota surveior Asuhan Keperawatan, Ns. Hj. Silvi Hayani, serta anggota surveior Asuhan Manajemen, drg. Yusi Prastiningsih.

Ketua Surveior, Dr. dr. Henry Boyke Sitompul, menjelaskan bahwa rangkaian survei telah diawali melalui pertemuan daring pada Sabtu yang turut diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra.
Selanjutnya, tim melaksanakan survei secara langsung dengan meninjau sejumlah bagian rumah sakit, termasuk ruang administrasi, pelayanan kefarmasian, dan unit-unit lainnya.

“Pada Sabtu, kami sudah melaksanakan pertemuan secara daring dan diikuti oleh Sekda Bengkalis, dr. Ersan Saputra. Hari ini, kami mulai melaksanakan survei secara langsung, termasuk meninjau ruangan administrasi, pelayanan kefarmasian, dan sejumlah unit lainnya,” jelas Henry.
Ia menyampaikan, survei tersebut bertujuan melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan dan pengelolaan rumah sakit, sekaligus memastikan standar mutu menjadi perhatian utama dalam setiap proses kerja.

“Kami ingin melihat bagaimana pelayanan di rumah sakit ini berjalan. Harapannya, pelayanan terbaik menjadi tolok ukur dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan sesuai standar,” ujarnya.
Melalui survei tersebut, RSUD Bengkalis diharapkan memperoleh masukan dan rekomendasi yang dapat menjadi dasar penguatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, tata kelola rumah sakit, serta profesionalisme seluruh sumber daya manusia.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap proses akreditasi ini tidak berhenti sebagai agenda penilaian, tetapi menghasilkan perbaikan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan Freddy Antoni, Wakil Direktur Pelayanan dr. Recky Chairunnas, Kepala Bagian Tata Usaha Hj. Emiliana Danial, Kepala Bagian Bina Program dan Rekam Medik Maliki, Kepala Bagian Keuangan Herman Nur, Kepala Bidang Pelayanan Ns. Tino Suhendro, Kepala Bidang Keperawatan dr. Muhammad Haris, serta jajaran pejabat struktural, pejabat fungsional, dan tenaga kesehatan RSUD Bengkalis.