Sabtu, 07 November 2026 | 10:44:15 WIB | Dibaca : 24 Kali

Bupati Kasmarni Ingatkan Calon Jamaah Haji 2027 Matangkan Persiapan, Luruskan Niat dan Pahami Manasik

Editor : Nurhadi - Reporter : Sumanto - Fotografer : Sumanto
Bupati Kasmarni Ingatkan Calon Jamaah Haji 2027 Matangkan Persiapan, Luruskan Niat dan Pahami Manasik Teks foto: Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri, saat membuka Bimbingan Manasik Mandiri Haji dan Umrah Keberangkatan Tahun 2027 bagi calon jamaah haji dari Kecamatan Bengkalis, Bantan, Rupat dan Rupat Utara, di Ruang Rapat Kantor Kementeri

BENGKALIS, PROKOPIM – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni mengingatkan calon jamaah haji agar mempersiapkan diri secara matang, meluruskan niat serta memperkuat pemahaman tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji. Persiapan tersebut tidak hanya menyangkut administrasi dan kemampuan finansial, tetapi juga kesiapan fisik, mental, serta spiritual.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Johansyah Syafri, saat membuka secara resmi Bimbingan Manasik Mandiri Haji dan Umrah Keberangkatan Tahun 2027 bagi calon jamaah haji dari Kecamatan Bengkalis, Bantan, Rupat dan Rupat Utara, di Ruang Rapat Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bengkalis, Sabtu (7/11/2026).

Menurut Bupati, bimbingan manasik merupakan bagian penting dalam mempersiapkan calon jamaah agar mampu melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji sesuai tuntunan syariat Islam.

Sebab, ibadah haji bukan sekadar perjalanan dari tanah air menuju Tanah Suci, melainkan perjalanan spiritual untuk memenuhi panggilan Allah SWT yang membutuhkan kesiapan ilmu, kesabaran, keikhlasan dan ketakwaan.

"Kesempatan menunaikan ibadah haji harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan dipersiapkan secara sungguh-sungguh. Jangan hanya mempersiapkan biaya dan kelengkapan administrasi, tetapi bekali juga diri dengan ilmu manasik, kesehatan fisik, kematangan mental, kesabaran serta keikhlasan dalam beribadah," pesannya.

Bupati juga meminta seluruh calon jamaah mengikuti setiap materi manasik dengan serius, aktif bertanya apabila terdapat hal yang belum dipahami, serta tidak menganggap remeh setiap tahapan ibadah yang disampaikan.

Ia berharap kegiatan tersebut dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk memperkuat pengetahuan dan kesiapan diri, sehingga seluruh calon jamaah benar-benar siap secara lahir dan batin sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Selain itu, calon jamaah juga diingatkan untuk mulai menjaga kesehatan, memperkuat kesabaran, memelihara kebersamaan dan senantiasa meluruskan niat dalam menjalankan ibadah.

Menurutnya, selama berada di Tanah Suci, jamaah akan berinteraksi dengan jutaan umat Islam dari berbagai negara, suku dan latar belakang. Dalam kondisi tersebut, setiap jamaah harus mengedepankan sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan dan tidak membanggakan kedudukan maupun status sosial.

"Jadikan ibadah haji sebagai momentum untuk memperbaiki diri. Berangkatlah dengan niat yang tulus, jalankan ibadah dengan ilmu, dan kembalilah dengan membawa perubahan akhlak serta kualitas keimanan yang lebih baik," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis, lanjut Bupati, berharap seluruh calon jamaah dapat mengikuti setiap tahapan persiapan dengan baik, sehingga nantinya mampu menjalankan ibadah secara tertib, aman, sehat dan lancar serta memperoleh predikat haji yang mabrur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bengkalis H. Rusli, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Mahzum, Ketua Panitia Pelaksana Manasik Haji Ismail, serta para calon jamaah haji dari empat kecamatan.

Melalui bimbingan manasik ini, diharapkan calon jamaah haji Kabupaten Bengkalis semakin memahami tata cara pelaksanaan ibadah, memiliki kesiapan yang lebih baik, serta mampu menjadikan perjalanan ke Tanah Suci sebagai momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan dan kualitas akhlak dalam kehidupan sehari-hari.