Sejauh ini pengerjaan fisik sejumlah poyek Multiyears (My) belum bisa dilaksanakan. Para rekanan yang memenangkan tender, harus melakukan survei ulang terkait kondisi di lapangan. Mengingat perencanaan proyek My sudah dibuat tahun 2012 dan pengerjaan baru akan dimulai tahun 2014.
[caption id="attachment_429" align="alignleft" width="300"]
Proyek multiyears peningkatan jalan lingkar pulau Bengkalis[/caption]
Sejumlah informasi menyebutkan, pengukuran ulang tersebut terkait adanya Surat Edaran (SE) Kementrian PU, bahwa untuk proyek My harus dilakukan survei ulang oleh rekanan, sebelum pekerjaan fisik dilakukan. Agar kondisi atau data yang diperoleh sesuai sesuai dengan kondisi terkini.
Terlebih, untuk enam paket proyek My Kabupaten Bengkalis, perencanaan sudah dilakukan sejak tahun 2012 lalu. Pada akhir tahun 2012 mulai dilelang, akhir 2013 baru diumumkan rekanan pemenang dan hingga sekarang tahun 2014 belum dikerjakan.
Tidak hanya soal wajib dilakukan survei ulang, tapi material yang akan digunakan juga harus diuji labor terlebih dahulu. Material yang akan digunakan harus sesuai ketentuan. Makanya, rekanan tidak bisa langsung mendatangkan material dalam jumlah besar, sebelum dilakukan uji labor.
Terkait informasi tersebut, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis, H Muhammad Nasir mengatakan, apa yang dilakukan para rekanan pemenang tender proyek My saat ini bukan survei ulang, tapi mengukur ulang.
Mengukur ulang itu sudah standar untuk pengerjaan proyek My dan bukan disebabkan adanya Surat Edaran dari Kementrian PU. “Bukan survei ulang tapi mengukur ulang. Ya memang harus diukur ulang, aturannya memang seperti itu, kalau tidak bagaimana mau menetapkan volumenya. Jadi bukan karena ada SE Kementrian PU, “ujar Nasir saat dihubungi, Selasa (18/2).
Begitu juga soal uji labor bahan atau material yang akan digunakan. Seluruh material yang akan digunakan akan diuji labor. Rekanan pemenang menunjukkan contoh matrial, diambil dari mana, lalu dilakukan uji labor. Setelah sesuai standar yang dibutuhkan, baru bisa didatangkan dalam jumlah besar ke tempat pengumpulan.
“Tahapan pengerjaan proyek My itu lama, banyak proses yang harus dilalui. Makanya sampai hari ini progresnya baru pembersihan lahan dan pembangunan tempat penimbunan matria dan lainnya. Tapi insyaallah semuanya akan berjalan dengan baik,” kata Nasir lagi.