Senin, 17 Maret 2014 | WIB | Dibaca : 987 Kali

Bupati Kukuhkan Pengurus LAMR Bukit Batu

Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh kukuhkan pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bukitbatu, acara dipusatkan di gedung LAMR Bukitbatu, Sei Selari Bukitbatu, Kamis (13/03/2014).

[caption id="attachment_573" align="aligncenter" width="448"]Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh di tepung tawari oleh tokoh adat saat menghadiri pengukuhan LAMR kecamatan Bukit Batu Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh di tepung tawari oleh tokoh adat saat menghadiri pengukuhan LAMR kecamatan Bukit Batu[/caption]

Tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H. Burhanuddin selaku Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kab. Bengkalis, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kab. Bengkalis H. Zainuddin Yusuf, Camat Bukitbatu M. Fadlul Wajdi selaku Payung adat LAMR Kecamatan Bukitbatu, serta sejumlah kepala SKPD lingkup pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Pengurus LAMR Bukitbatu masa khidmat 2013-2018 terpilih sebagai ketua MKA H. Musirwan Safii sedangkan ketua DPH Muslim Rozali.

Dalam sambutannya Herliyan meminta pengurus LAMR yang baru agar menjaga marwah anak negeri. Meskipun tantangan yang dihadapi itu kian hari semakin berat.

"Saat ini, kita dihadapkan oleh mulai lunturnya budaya melayu di kalangan generasi muda. ditambahkan lagi pengaruh negatif seperti narkoba, kemaksiatan dan pergaulan bebas yang dapat merusak anak-anak muda melayu. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh elemen pengurus LAMR baik itu di tingkat kabupaten maupun kecamatan, untuk bersatu padu membendung pengaruh tersebut" ajak Herliyan.

Terkait kebakaran hutan dan lahan diwilayah Bukitbatu, orang nomor satu di Negeri Junjungan ini mengajak pengurus LAMR kecamatan dan seluruh elemen masyarakat untu bergandeng tangan mencegah aksi perambahan hutan di Bukit Batu. Karena setiap kita punya tanggungjawab besar untuk melestarikan lingkungan.

"Saya mengajak para tokoh-tokoh LAMR kecamatan Bukit Batu, seperti kepala desa sebagai penghulu adat agar berperan aktif menghimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. disamping itu, para penghulu adat dituntut juga untuk selalu berkoordinasi dengan instansi terkait, terutama dalam hal penangan musibah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi selama ini" terang Herliyan.

Terakhir bupati juga mengingatkan terkait pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) legislatif yang hanya tinggal hari lagi, tepatnya pada 9 April 2014 mendatang, menghimbau kepada pengurus LAMR kecamatan agar lebih bijak untuk memposisikan diri sebagai payung pemersatu negeri.

"Saya berharap LAMR saling bergandeng tangan dengan pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan kehidupan yang aman dan damai, sejahtera lahiriah dan batiniah serta mampu mewujudkan kebersamaan sesuai dengan nuansa adat melayu yang kita junjung selama ini. Mari kita sukseskan Pemilu 2014 menuju Indonesia yang sejahtera" pungkasnya.