Teks foto: Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum, Maryansyah Oemar saat membuka Seminar Nasional ABEC dan SNIT Politeknik Negeri Bengkalis
BENGKALIS, HUMAS- Lompatan besar terjadi dalam sektor industri di era revolusi industri keempat (4.0), di mana teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan sepenuhnya. Pada era ini model bisnis mengalami perubahan besar, tidak hanya dalam proses produksi, melainkan juga di seluruh rantai nilai industri.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bengkalis yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum, Maryansyah Oemar saat membuka Seminar Nasional Join Conference Applied Business and Engineering Confirence (ABEC) dan Seminar Nasional Industry dan Teknologi (SNIT) yang ditaja Kampus Politeknik Negeri Bengkalis, Rabu (10/18) pagi, di Aula Lantai IV Kantor Bupati.

Acara yang berlangsung dengan penuh keakraban dan keseriusan tersebut dimulai pukul 09.15 Wib diawali dengan penampilan tari persembahan dari Mahasiswi Politeknik Negeri Bengkalis..
Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik atas diselengarakannya Seminar Nasional tersebut mengingat kegiatan ini memeberikan inovasi bagi para mahasiswa para penerus generasi muda kedepannya untuk lebih maju serta siap menghadapi tantangan yang lebih besar kehadapan.
Menurut Kepala Bagian Hukum Sekretaruat daerah Bengkalis bahwa pada era globalisasi saat ini model bisnis mengalami perubahan besar, tidak hanya dalam proses produksi, melainkan juga di seluruh rantai nilai industri.

“Terdapat lima industri yang menjadi fokus implementasi dari strategi indonesia memasuki era digital yang tengah berjalan saat ini, yaitu; makanan dan minuman (mamin), tekstil, otomotif, elektronik, dan kimia. Kelima industri ini merupakan tulang punggung perekonomian yang diharapkan akan mampu memberikan efek ungkit yang besar, meningkatkan daya saing, serta memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi Indonesia.” Ujar Maryansyah
Dalam kesempatan itu juga, Maryansyah mengharapkan kepada para peserta yang mengikuti seminar ini, nantinya mampu memeberikan perubahan dalam mengaplikasikan media sosial saat ini, kita harus bisa mengimbangi antara dunia pendidikan, sdm dan industri, sehingga kita mampu mengembangkan starategi transformasi industri dengan mempertimbangkan sektor sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dibidangnya.
“Melalui seminar ini, tentunya memberikan kemajuan bagi kita, banyak hal yang dapat kita lakukan, namun bayak juga yang harus kita benahi, sehingga nantinya kita bisa mengambil kesimpulan”, tegasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Menristekdikti Bidang Infrastruktur, Hari Purwato, Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Muhamad Milchan, Direktur Politeknik Melaka, Abdul Aziz Bin Abu Bakar, Manger Humas PT Indah Kiat Pulp and Paper, Armadi, para peserta seminar dan undangan lainnya.