Minggu, 01 Desember 2019 - 21:23:04 WIB - Dibaca : 434 Kali

Timang -Timang Mandau Resmi Dibuka

Heri: Jangan Menjadi Plagiat Kebudayaan Orang.

Editor: Tim Humas - Rep: Beby Candra - Foto: Muzani
Teks foto: Pemukulan Gong oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra saat membuka acara Timang-Timang Mandau tahun 2019, Minggu (1/12/2019).

MANDAU, HUMAS - Sebagaimana pesan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko widodo, bahwa merawat dan melestarikan budaya itu tidak hanya pembangunan fisik saja, tetapi juga seni, arsitektur serta khas makanan yang ada, jangan menjadi plagiat kebudayaan orang lain dan menjadi orang lain di negeri sendiri.

Ungkapan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra saat membuka acara Timang-Timang Mandau tahun 2019 yang ditaja langsung dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, Minggu (1/12/2019) dihalaman LAM Riau Kecamatan Mandau.

Pembukaan tersebut ditandai dengan Pemukulan Gong oleh Bupati Bengkalis diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra didampingi Camat Mandau Riki Rihardi, anggota DPRD Bengkalis Abi Bahrun, Sanusi, Andi Pahlevi, H Adri dan Giatno.

Kemudian Danramil Mandau Batituud Peltu Sigit Nugroho, Perwakilan Polsek Mandau AKP Artisal, Ketua MKA LAMR Datuk H Arwan Mahaidin serta Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Mandau Mahzum.

Lebih lanjut Heri mengatakan atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami memberikan apresiasi  sekaligus mendukung sepenuhnya pelaksanaan timang-timang mandau.

"Semoga momentum ini akan semakin mengikatkan keragaman budaya yang ada di Kecamatan Mandau khususnya  dan di Kabupaten Bengkalis Negeri Junjungan pada umumnya, sehingga nilai etika, moral dan adab yang merupakan inti adat istiadat kebiasan masyarakat dapat teraktualisasi dalam kehidupan sehari-hari", ucap Heri

Diera globalisasi saat ini sambung Heri, jangan sampai indonesia maju dalam teknologi tapi mundur dalam kebudayaan dan peradaban. Kemajuan indonesia khususnya negeri junjungan kabupaten bengkalis yang sama-sama kita cintai ini, harus tetap mengakar kuat pada kearifan budaya lokal.

"Dengan terselenggaranya acara timang-timang mandau ini, tidak hanya dikenal dan dinikmati dilingkungan masyarakat sekitar saja, namun oleh seluruh lapisan masyarakat di negeri junjungan ini, mari bersama kita bersatu padu menjaga dan merawat persatuan, persaudaraan, serta kerukunan antar masyarakat, Sebab, ketiga hal tersebut merupakan aset terbesar bangsabangsa", pungkasnya.

Kemudian Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis Anharizal mengatakan maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menggali, menumbuh kembangkan serta melestrarikan seni budaya supaya tidak punah terbawa oleh arus modernisasi, globalisasi yang dapat menghilangkan jati diri masyarakat melayu dalam seni budaya yang ada di negeri ini.

Hadir pada pembukaan Timang-Tiamang Mandau tersebut Asisten Pemrintahan Sekretaiat Daerah Bnegkalis Hj Umi Kalsum, Plt. Disnaker Bengkalis Kholijah, Sekcam Mandau Muhammad Rusydy, Ketua TP-PKK kec Mandau Dewi Asdinar, Wakil Ketua I TP-PKK Kecamatan Mandau Sari Kartika, serta Pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten.


Berita Lainnya

Tulis Komentar