Kamis, 25 Maret 2021 - 17:15:33 WIB - Dibaca : 1711 Kali
Rakerda Masatariau Di Pulau Rupat
Editor: Yeni Mayasari - Rep: Beby Candra - Foto: Beby Candra
RUPAT UTARA, PROKOPIM - Sektor pariwisata merupakan sektor yang potensial dan strategis untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah, maka program pengembangan dan pemanfaatan sumber daya dan potensi pariwisata daerah perlu kita kembangkan dengan harapan dapat memberikan sumbangan bagi pembangunan ekonomi daerah dan masyarakat.
Ungkapan tersebut disampaikan Bupati Kasmarni diwakili Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Masyarakat Sadar Wisata Riau (MASATARIAU) di Pulau Rupat, Kamis (25/3/2021), di Aula Pertemuan Villa Anting Putri.
Lebih lanjut Bupati Kasmarni melalui Wakil Bupati Bagus Santoso menambahkan Kabupaten Bengkalis memiliki banyak potensi wisata, baik wisata mangrove, wisata religi, wisata pantai, wisata alam, wisata bahari, wisata budaya dan masih banyak lagi wisata-wisata lainnya termasuk wisata pantai Pulau Rupat. Khusus di Rupat Utara ini potensi wisatanya sangat luar biasa. Dengan pasir putihnya sepanjang 17 kilometer ditambah dengan kondisi pantainya yang sangat bersih, pesona yang memanjang dari timur ke barat dan berhadapan langsung dengan Malaysia.
"Kita lihat banyak kapal-kapal nasional dan internasional yang melintasi Selat Malaka dan didukung pula dengan keberadaan Pulau Beting Aceh serta keadaan laut yang memiliki kedalaman 10 hingga 30 meter, tentunya semua itu menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung kesini", Ungkap Bagus.
Sebagai bukti bahwa Pulau Rupat memiliki potensi kepariwisataan yang sangat memikat, tambah Bagus Pemerintah Pusat telah menetapkan Pulau Rupat sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) berdasarkan peraturan pemerintah nomor 50 tahun 2011 tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan nasional tahun 2010 – 2025. Bahkan dalam visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bengkalis 2021-2025, Pulau Rupat juga telah ditetapkan sebagai cluster pengembangan pariwisata Kabupaten Bengkalis.
"Untuk itu mengingat pembangunan kepariwisataan merupakan pembangunan yang melibatkan multisektor, multi stakeholder, multidisiplin, Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga telah membuat rancangan peraturan daerah Kabupaten Bengkalis tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Bengkalis tahun 2021 – 2035 dan saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama rekan-rekan DPRD Kabupaten Bengkalis", Tambah Bagus seraya mengajak MASATARIAU untuk mempromosikan keindahan pariwisata khususnya pulau rupat ini di daerahnya masing-masing.
Kemudian Ketua DPD MASATARIAU Riau Ahmad Fadhli, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan wisata di Pulau Rupat, karena pertumbuhan dan perkembangan pariwisata tidak pernah terfikirkan tapi menghasilkan pendapat asli daerah yang kuat biasa.
"Kita bercita-cita menjadikan pariwisata komoditi di Provinsi Riau, Carilah orang-orang yg luar biasa yang punya ide-ide luar biasa untuk membantu KBS kembangkan potensi wisata Rupat Utara. Tinggalkan oang-orang yang biasa saja yang tidak punya ide-ide luar biasa", kata Fadhli.
Hadir pada Rakerda tersebut Kepala DPMPTSP Provinsi Riau H. Helmi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra, Kepala Bappeda Hadi Prasetyo, Kadis Parbudpora Anharizal, Kadis Perikanan Herliawan, Ketua Panitia MASATARIAU Khairul Amri, Sekretaris DPD MASATARIAU, Rahmi, Penasehat DPD MASATARIAU Arivin, Master Wisata Risna Yanti, GM Vila Anting Putri Djoko.

Berita Lainnya
Pemerintah Bengkalis Lepas Pawai Takbiran Sambut Idul Fitri 1 Syawal 1446 H
Terkait Pembayaran THR/Gaji 14, Kepala BPKAD Bengkalis Berikan Klarifikasi
Bersama Bupati Bengkalis, 300 Anak Yatim Berbelanja Baju Raya di Mall Mandau City
Kasmarni Ikuti Apel Siaga Karhutla Tahun 2025
Tulis Komentar