Sabtu, 31 Mei 2025 - 16:42:43 WIB - Dibaca : 2613 Kali
Bupati Bengkalis Hadiri Kunjungan Menteri PPMI di Pelabuhan Internasional Dumai
Editor: Indra - Rep: Sudiyo - Foto: Sudiyo
DUMAI, PROKOPIM – Bupati Bengkalis, Kasmarni, menghadiri kunjungan kerja Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI), H. Abdul Kadir Karding, yang turut didampingi Gubernur Riau, Abdul Wahid, di Pelabuhan Internasional Dumai pada Sabtu, 31 Mei 2025.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung proses keberangkatan dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI), sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi mereka yang menggunakan jalur laut dari Dumai, Bengkalis, maupun Kepulauan Meranti.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Abdul Kadir Karding memberikan penjelasan mengenai mekanisme penanganan pekerja migran non-prosedural yang dideportasi dari Malaysia. Tercatat, sebanyak 196 orang PMI non-prosedural tiba di Pelabuhan Internasional Dumai dalam gelombang pemulangan terbaru.
“Kita ingin para pekerja migran Indonesia mengikuti prosedur resmi yang telah ditetapkan oleh negara. Dengan begitu, mereka tidak akan dideportasi dan dapat terlindungi secara hukum saat bekerja di luar negeri,” tegas Menteri Abdul Kadir Karding.
.jpeg)
Ia juga mengingatkan para calon pekerja migran untuk tidak tergoda menggunakan jasa calo dalam pengurusan dokumen.
“Jangan mudah tergiur oleh bujuk rayu para calo. Sampaikan juga kepada keluarga dan kerabat agar tidak menggunakan jasa mereka. Banyak yang akhirnya tertipu, mengalami kerugian, bahkan terjerat masalah hukum,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Menteri PPMI menyebutkan beberapa faktor utama yang menjadi penyebab deportasi PMI dari Malaysia, antara lain masa izin tinggal yang habis, persoalan hukum, kondisi kesehatan, hingga keberadaan anak-anak tanpa dokumen resmi.
“Oleh karena itu, kami menghimbau seluruh pekerja migran agar menghindari persoalan-persoalan tersebut dan memastikan keberangkatan mereka sesuai dengan prosedur yang berlaku,” pesannya.
Bupati Bengkalis, Kasmarni, menyambut baik kunjungan Menteri Abdul Kadir Karding ke Riau, khususnya ke Dumai yang merupakan salah satu pintu gerbang utama perlintasan PMI.
.jpeg)
“Pemerintah Kabupaten Bengkalis sangat mengapresiasi perhatian Bapak Menteri terhadap isu perlindungan pekerja migran. Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kementerian PPMI dan instansi terkait guna memastikan hak-hak pekerja migran terpenuhi, serta mencegah mereka menjadi korban praktik ilegal,” ujar Bupati Kasmarni.
Sementara itu, Menteri Abdul Kadir Karding menegaskan bahwa negara harus hadir dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi para pekerja migran.
“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan tidak ada lagi PMI yang menjadi korban penipuan atau eksploitasi. Bersama-sama, kita wajib melindungi para pahlawan devisa Bangsa,” tegasnya.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Dirjen Pemberdayaan Kementerian P2MI Dr. Moh. Fahri, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Harris, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, Forkopimda Kota Dumai, Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru Sigit Suryantoro Widiyanto, Ketua DPH LAM Riau Kota Dumai Datuk Seri H. Zamhur Eghab, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai Ruhiyat, Kepala Balai Karantina Kesehatan Kota Dumai Jufrihadi, GM Regional I Pelindo Dumai Jonatan Ginting, Kepala Bea dan Cukai Dumai Gerald Prawira Hasoloan.
Kemudian, sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis, diantaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Salman Alfarisi, Kepala Dinas Kominfotik H. Suwarto, Kepala Dinas Damkar Alfakhrurrazy, Kepala Dinas Sosial Paulina, Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tasril Akmal, Kepala Dinas Perindag Zulpan, Kabag Prokopim Syafrizal.

Berita Lainnya
Musnahkan Barang Ilegal Rp5,9 Miliar, Pemkab Bengkalis Tegaskan Tak Boleh Ada Ruang Bagi Praktik Ilegal
Bupati Kasmarni Tegaskan Keterbukaan dan Dukungan Penuh Pada Pemeriksaan BPK-RI Perwakilan Riau
Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan 75 Kades, Bupati Kasmarni: Jabatan Boleh Diperpanjang, Amanah Tak Boleh Diselewengkan
Resmi Dikukuhkan Bupati Kasmarni, 75 Kepala Desa di Kabupaten Bengkalis Perpanjang Masa Jabatan
Tulis Komentar