Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:34:42 WIB - Dibaca : 53 Kali

Nomor WhatsApp Wakil Bupati Bengkalis Diretas, Masyarakat Diminta Abaikan Pesan dan Permintaan Donasi

Editor: Indra - Rep: Syariah - Foto:

BENGKALIS, PROKOPIM – Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Wakil Bupati Bengkalis.

Pasalnya, nomor Whatsapp +62 812-2822-5931 diduga telah diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan digunakan untuk meminta donasi kepada sejumlah pihak.

Informasi ini disampaikan Pemerintah Kabupaten Bengkalis setelah adanya laporan bahwa nomor tersebut menghubungi beberapa pejabat dan masyarakat dengan modus menawarkan program donasi amal.

Dalam pesan yang dikirim, pelaku mengajak masyarakat untuk menyalurkan bantuan dengan mengatasnamakan Wakil Bupati Bengkalis.

Adapun bunyi pesan yang dikirim oleh pelaku di whatshapp :

“Sekiranya ada niatan buat ibu atau saudara rekan serta perangkat desa yang mau bersedekah untuk tabungan di akhirat nantinya dan untuk menambah kelancaran rezeki di dunia ini bisa disalurkan lewat program amal ini. Di bulan baik ini Ramadhan saya Bagus Santoso mengajak masyarakat yang ingin mendonasikan sebagian kecil hartanya untuk amal.”

Selain pesan tersebut, pelaku juga menyebarkan flyer bertuliskan “Program Donasi Amal & Sedekah untuk Anak Yatim dan Yatim Piatu Kabupaten Bengkalis” yang berisi ajakan berdonasi serta mencantumkan rekening untuk penyaluran dana, yakni Bank BNI dengan nomor rekening 901154702333 atas nama Bayu Gilang Pratama.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda, Syafrizal menegaskan bahwa pesan dan ajakan donasi tersebut bukan berasal dari Wakil Bupati Bengkalis, melainkan merupakan aksi penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan identitas pejabat daerah.

Untuk itu, masyarakat diminta agar tidak menanggapi pesan dari nomor tersebut, tidak melakukan transfer dana atau memberikan bantuan dalam bentuk apa pun dan segera mengabaikan serta melaporkan apabila menerima pesan serupa.

Syafrizal menerangkan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis saat ini juga sedang melakukan penanganan terhadap dugaan peretasan nomor tersebut

Ia mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.


Berita Lainnya

Tulis Komentar