Selasa, 31 Maret 2026 - 18:41:11 WIB - Dibaca : 31 Kali
Wabup Bengkalis Terima Audiensi Mahasiswa Politeknik, Bahas Beasiswa dan Peran Strategis Generasi Muda
Editor: Indra - Rep: Halimatussa’diah - Foto: Ibrahim
BENGKALIS, PROKOPIM - Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso menerima kunjungan mahasiswa dari Politeknik Negeri Bengkalis, bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati Bengkalis Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Selasa (31/03/2026).
Rombongan mahasiswa dipimpin Ketua Umum Herizal Kurniawan bersama Ananda Farhan Anjelino, Muhammad Al Aziz, Zona Febrianda, Ruli Alfian, Kurnia Arsidirta, Mhd Azrofiyani, dan Muhammad Revan ini disambut langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis didampingi Kabag Kesra Setda Bengkalis H. Irwan, Sekretaris Dinas Pendidikan Kab Bengkalis Muthu Saily, serta Bidang Kemahasiswaan Kesra Bengkalis Beti.
.jpeg)
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Bupati Bengkalis atas kesempatan audiensi yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa kedatangan mereka mewakili mahasiswa, khususnya dari Serikat Mahasiswa Muslimin, untuk menyampaikan aspirasi terkait persoalan pendidikan, termasuk isu beasiswa yang menjadi perhatian bersama.
"Melalui diskusi seperti ini dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa, serta kami juga mohon untuk kejelasan terkait kebijakan serta keberlanjutan program beasiswa agar dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan," harapnya.

Saat itu wabup sendiri sangat senang bisa bertemu dan berdiskusi dengan mahasiswa. Karena ia juga pernah menjadi aktivis dan wartawan, saya memahami betul bagaimana peran mahasiswa dalam menggerakkan perubahan, ujarnya.
"Kepada adik-adik, pada dasarnya setiap pejabat akan mengalami pergantian seiring waktu. Ia mengingatkan bahwa para pemimpin saat ini juga pernah berada di posisi mahasiswa, aktif dalam organisasi dan berbagai gerakan perjuangan. Saat itu, kami memperjuangkan isu-isu penting hingga ke Jakarta, termasuk persoalan bagi hasil dan kebijakan nasional. Perjuangannya tidak mudah, penuh tantangan, tetapi itulah bagian dari peran besar mahasiswa menjadi penggerak perubahan dan mencari solusi untuk membangun negeri," jelas Wabup.

Sementara hari ini, lanjut Wabup saya melihat mahasiswa lebih banyak bergerak di daerah masing-masing. Itu juga sangat penting, karena di daerah pun banyak hal yang harus diperjuangkan. Namun, kritik yang disampaikan hendaknya tetap konstruktif, tidak merendahkan, dan tidak didasari kepentingan lain. Kritik itu wajar, bahkan perlu, sebagai bentuk kontrol terhadap pemerintah.
“Kami percaya bahwa setiap pemerintah daerah memiliki niat baik untuk membangun. Tetapi tetap harus ada pengawasan, ada kontrol, dan di situlah peran mahasiswa menjadi sangat penting. Selain itu, pengalaman ini juga menjadi pembelajaran, karena adik-adik sekalian ke depan akan menjadi pemimpin yang menggantikan kami. Inilah siklus alam dan dinamika kepemimpinan," pungkas Wabup.

Oleh karena itu, teruslah berdiskusi, berpikir kritis, dan membangun jejaring. Karena dari sanalah kekuatan itu lahir dan untuk terkait beasiswa akan disampaikan oleh sekretaris dinas pendidikan muthu saily dan kabag kesra,” pesan Wabup.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Muthu Saily menjelaskan bahwa pengelolaan beasiswa yang sebelumnya berada di Dinas Pendidikan kini telah dialihkan sepenuhnya ke Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Ia meminta agar informasi ini dapat disampaikan kepada mahasiswa lainnya, mengingat seluruh anggaran beasiswa telah disatukan di Kesra.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan saat ini hanya mengakomodir program peningkatan kualifikasi tenaga pendidik, seperti pendidikan S1 bagi tenaga pendidik guru PAUD yang ingin melanjutkan dijenjang sarjana melalui kerja sama dengan STAIN Bengkalis dan Universitas Lancang Kuning (Unilak).
Kemudian Kabag Kesra H. Irwan menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan konsultasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait pengelolaan program beasiswa. Hasil audiensi bersama Dinas Pendidikan dan mahasiswa menyepakati bahwa program beasiswa menjadi fokus Bagian Kesra, termasuk dalam hal penganggaran.

Ia merinci, program beasiswa yang dikelola meliputi beberapa kategori. Pertama, beasiswa umum berprestasi untuk jenjang D3 dan S1, baik bagi mahasiswa yang kuliah di dalam maupun luar Kabupaten Bengkalis, yang dilaksanakan setiap tahun, kecuali pada tahun 2025 karena difokuskan pada penyelesaian tunda bayar.
Kemudian lanjutnya Kedua, beasiswa Tahfiz Al-Qur’an bagi pelajar dan mahasiswa, termasuk peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri bagi penghafal Al-Qur’an minimal 5 juz, baik yang berada di dalam maupun luar Kabupaten Bengkalis. Dan Ketiga, beasiswa pendidikan S3 bagi dosen tempatan yang mengajar di Kabupaten Bengkalis sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan tinggi.

Dan secara keseluruhan, program beasiswa tersebut menjangkau sekitar 3.020 penerima dengan total anggaran lebih dari Rp8 Miliar, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mendukung peningkatan kualitas, ujarnya.

Berita Lainnya
Wabup Bengkalis Sambut Kajati Riau Dr. Sutikno Beserta Rombongan dengan Prosesi Adat di Wisma Sri Mahkota
Di Pelabuhan BSL Wabup Bengkalis Sambut Kedatangan Kajati Riau
Bupati Bengkalis Serahkan LKPD Unaudited T.A 2025 Kepada BPK RI Perwakilan Riau
Rilis Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun 2025
Tulis Komentar