Selasa, 28 April 2026 - 9:53:03 WIB - Dibaca : 83 Kali

Lawan Abrasi, Sekda Bengkalis dan Persit KCK Tanam 500 Mangrove di Pantai Prapat Tunggal

Editor: Indra - Rep: Beby Candra - Foto: Beby Candra
Teks foto: Sekda Bengkalis dr. Ersan Saputra bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Ketua Persit KCK, dan jajaran TNI serta Forkopimda saat melakukan penanaman mangrove secara simbolis di Pantai Prapat Tunggal.

BENGKALIS, PROKOPIM - Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra, mewakili Bupati Bengkalis, menghadiri aksi nyata pelestarian lingkungan dalam rangka HUT Ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di pesisir Pantai Prapat Tunggal, Kecamatan Bengkalis, Selasa (28/4/2026).

Dengan mengusung tema “Bersama Kita Hijaukan Bumi, Satu Pohon untuk Masa Depan”, aksi hijau ini ditandai dengan penanaman 500 bibit mangrove. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memperkuat ekosistem pesisir serta meminimalisir risiko abrasi yang mengancam garis pantai di wilayah tersebut.

Prosesi penanaman dilakukan secara simbolis oleh Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agustus Hadi Waluyo, didampingi Ketua Persit KCK Ny. Yulia Agus Hadi Waluyo, Sekda Bengkalis dr. Ersan Saputra, serta Danrem 031/WB Brigjen TNI Agustatius Sitepu.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut jajaran pejabat utama Kodam XIX/TT, Korem 031/WB, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno, serta unsur Forkopimda dan para Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Bengkalis.

Dalam sambutannya, Sekda Ersan Saputra menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Persit KCK dan jajaran TNI AD. Ia menekankan bahwa mangrove merupakan benteng alami yang sangat vital bagi keberlangsungan ekosistem dan habitat biota laut.

“Penanaman mangrove ini bukan sekadar seremoni, melainkan investasi ekologis jangka panjang bagi masa depan daerah pesisir kita. Pemerintah Kabupaten Bengkalis sepenuhnya mendukung gerakan pelestarian lingkungan seperti ini demi menjaga kedaulatan ekosistem kita,” ujar dr. Ersan.

Lebih lanjut, dr. Ersan berharap kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat ini dapat terus berlanjut secara konsisten. Aksi ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan lingkungan lainnya agar kelestarian alam di Negeri Junjungan tetap terjaga bagi generasi mendatang.


Berita Lainnya

Tulis Komentar