Rabu, 17 Juni 2026 - 23:58:08 WIB - Dibaca : 149 Kali
Buka Sosialisasi Posyandu 6 SPM, Hj. Siti Aisyah Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Dasar Masyarakat
Editor: Nurhadi - Rep: Nuratika - Foto: Asih Ismayuni
BENGKALIS, PROKOPIM – Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bengkalis, Hj. Siti Aisyah, mendorong optimalisasi peran Posyandu sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat melalui implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Tugas Posyandu dalam 6 SPM yang diselenggarakan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bengkalis bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkalis secara daring, Rabu (17/6/2026), di Aula TP PKK Kabupaten Bengkalis.

Dalam sambutannya, Hj. Siti Aisyah menegaskan bahwa transformasi Posyandu sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 harus dipahami secara menyeluruh oleh seluruh pemangku kepentingan agar dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.
Menurutnya, Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga berperan sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan enam bidang Standar Pelayanan Minimal, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

“Posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah diakses, lebih cepat, dan lebih efektif. Karena itu diperlukan pemahaman yang sama dari seluruh pihak agar pelaksanaan tugas dan fungsinya dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.
Hj. Siti Aisyah menjelaskan, keberadaan Tim Pembina Posyandu mulai dari tingkat pusat hingga desa dan kelurahan menjadi elemen penting dalam memperkuat fungsi Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan yang mendukung penyelenggaraan pelayanan dasar.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, ia berharap seluruh peserta mampu memahami perubahan paradigma Posyandu sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pelaksanaan berbagai program pelayanan dasar di wilayah masing-masing.

“Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, Posyandu diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Bengkalis, Ismail, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terkait tugas dan fungsi Posyandu sesuai amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
Ia menilai pemahaman yang komprehensif terhadap regulasi tersebut sangat penting agar implementasi Posyandu di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan dapat berjalan selaras dengan tujuan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama terkait tugas dan fungsi Posyandu sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Ismail.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para camat, Kepala Desa, Lurah, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Ketua Tim Pembina Posyandu Desa/Kelurahan, Kader Posyandu, serta perangkat daerah terkait se-Kabupaten Bengkalis.

Berita Lainnya
Bupati Bengkalis Apresiasi Program Jembatan Merah Putih Presisi, Perkuat Konektivitas dan Dorong Pembangunan Daerah
Sambut HUT Ke-514 Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Gelar Parade Musik Terbuka Bagi Seluruh Komunitas Band
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua dari Kakanwil Kementerian Hukum Riau
Bengkalis Durian Fest 2026 Resmi Ditutup, Bupati Harapkan Durian Lokal Warisan Negeri Junjungan Tetap Terawat
Tulis Komentar