Kamis, 06 Agustus 2026 - 17:54:43 WIB - Dibaca : 24 Kali

Lomba Kue Tradisional Melayu Tempo Doeloe Berakhir, DPPPA Bengkalis Raih Juara Utama

Editor: Indra - Rep: Halimatussa’diah - Foto: Sabariah dan Maryam
Teks foto: Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Andris Wasono saat menyerahkan hadiah kepada pemenang Juara I perlombaan Kue Tradisional Melayu Tempo Doeloe.

BENGKALIS, PROKOPIM – Lomba Kue Tradisional Melayu Tempo Doeloe yang digelar dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus memperingati Hari Jadi ke-514 Bengkalis, resmi menetapkan para pemenang. Pengumuman hasil disampaikan di Gedung Daerah Laksamana Raja di Laut, Kamis (6/8/2026), setelah seluruh peserta melewati proses penilaian objektif oleh dewan juri yang berasal dari Ika Boga Kabupaten Bengkalis Maria Lafina, LAMR Kabupaten Bengkalis Deliza Aziz dan Puan LAMR Kabupaten Bengkalis Hj.Elinawati. 

Lomba ini tidak hanya menghadirkan cita rasa khas kuliner Melayu, tetapi juga menjadi ajang pelestarian warisan kuliner daerah. Lima sajian tradisional yang menjadi fokus penilaian yakni Bolu Kemojo, Hasidah, Sembayo, Srikaya Bertulang, dan Otak Naga. Masing-masing hidangan dinilai dari keaslian resep, teknik pengolahan, cita rasa, tekstur, penyajian, hingga kesesuaiannya dengan pakem kuliner Melayu tempo dulu.



Ketua Dewan Juri menyampaikan bahwa penilaian dilakukan secara profesional berdasarkan hasil yang disajikan peserta. Menurutnya, beberapa peserta masih ditemukan kekeliruan dalam mengolah bahan dasar seperti tepung, gula, telur, dan air sehingga hasil masakan belum sepenuhnya sesuai dengan karakter asli makanan tradisional Melayu. Dewan juri berharap lomba ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus mempelajari resep autentik, sehingga kuliner tradisional Bengkalis dapat berkembang dan menjadi ikon kebanggaan daerah serta masyarakat Melayu.



Berdasarkan hasil penilaian, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis berhasil meraih Juara I dengan total nilai 567. Juara II diraih Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis dengan nilai 491,75, disusul Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkalis sebagai Juara III dengan nilai 485,5.



Sementara itu, peringkat Harapan I diraih Tim Penggerak PKK Kecamatan Bantan dengan nilai 476, Harapan II diraih Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dengan nilai 462,75, dan Harapan III diraih Tim Penggerak PKK Desa Ketam Putih dengan nilai 453,25.



Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap kuliner tradisional Melayu tidak hanya terus lestari, tetapi juga semakin dikenal luas sebagai identitas budaya daerah yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan potensi untuk dikembangkan sebagai ikon kuliner serta daya tarik wisata Kabupaten Bengkalis.


Berita Lainnya

Tulis Komentar