Selasa, 29 September 2026 - 23:08:21 WIB - Dibaca : 365 Kali

Milad Ke-13 Desa Bantan Sari, Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Kebersamaan

Editor: Nurhadi - Rep: Sabariah - Foto: Muhammad Imam Lutfi

BANTAN SARI, PROKOPIM – Memasuki usia ke-13, Desa Bantan Sari, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, didorong untuk tidak hanya mengejar kemajuan pembangunan, tetapi juga memperkuat iman, ukhuwah dan kebersamaan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni melalui Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, H.Hambali, saat menghadiri Dzikir dan Sholawat Bersama dalam rangka Milad ke-13 Desa Bantan Sari, di Masjid At-Taqwa, Kecamatan Bantan.

Kegiatan yang diisi dengan dzikir, sholawat dan tausiyah tersebut menjadi momentum spiritual untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan muhasabah atas perjalanan pembangunan Desa Bantan Sari selama 13 tahun.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh H. Hambali, beliau menyampaikan atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat Milad ke-13 kepada Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Bantan Sari.

Menurutnya, 13 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Di dalamnya terdapat perjuangan, kebersamaan, capaian, sekaligus berbagai tantangan yang telah dilalui secara bersama-sama.

Karena itu, Milad Desa Bantan Sari ini hendaknya tidak berhenti pada seremoni bertambahnya usia desa. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi ruang untuk melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap perjalanan pembangunan yang telah dilaksanakan.

“Milad ini hendaknya tidak sekadar menjadi peringatan bertambahnya usia desa, tetapi menjadi momentum untuk bermuhasabah dan melakukan refleksi atas perjalanan yang telah dilalui. Apa yang telah baik, mari kita pertahankan dan tingkatkan. Apa yang masih kurang, mari kita benahi bersama,” pesannya.

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan desa tidak boleh hanya diukur dari seberapa banyak jalan, gedung atau infrastruktur yang dibangun. Ukuran keberhasilan pembangunan yang sesungguhnya juga tercermin dari meningkatnya kualitas manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, memasuki usia ke-13, Desa Bantan Sari diharapkan terus tumbuh dalam berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, sumber daya manusia, sosial kemasyarakatan, agama hingga kebudayaan.

“Pembangunan desa bukan hanya tentang membangun jalan, gedung dan infrastruktur, tetapi yang jauh lebih penting adalah membangun manusia, meningkatkan kesejahteraan, memperkuat persatuan serta menghadirkan kehidupan masyarakat yang aman, tenteram dan bermartabat,” tegasnya.

Beliau juga menekankan, pembangunan Desa Bantan Sari harus ditopang oleh dua kekuatan yang berjalan beriringan, yakni kekuatan pembangunan dan kekuatan iman.

Kekuatan pembangunan diwujudkan melalui tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan yang memberikan manfaat nyata serta pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Sementara kekuatan iman tercermin melalui semangat gotong royong, kepedulian sosial, kerukunan antarwarga, serta kehidupan keagamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Dalam konteks itulah, kegiatan Dzikir dan Sholawat Bersama memiliki makna yang sangat penting. Selain menjadi rangkaian Milad ke-13, kegiatan tersebut menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkokoh ukhuwah antar sesama.

Sementara itu, Kepala Desa Bantan Sari yang diwakili Sekretaris Desa Hendro menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Milad ke-13 Desa Bantan Sari.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi, menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun desa.

Apresiasi dan terima kasih juga disampaikan kepada masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda serta seluruh pihak yang selama ini turut mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Desa Bantan Sari.

Menurutnya, kemajuan desa tidak mungkin diwujudkan oleh pemerintah desa semata. Diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat agar setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan warga.

Hal senada ditekankan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Sinergi antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh elemen masyarakat merupakan modal penting untuk membangun desa yang maju sekaligus berkarakter.

“Desa yang kuat tidak dibangun oleh satu orang atau satu kelompok, melainkan lahir dari kebersamaan seluruh masyarakat,” pesan Bupati melalui Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Menutup sambutannya, Bupati Bengkalis kembali menyampaikan ucapan selamat Milad ke-13 kepada seluruh masyarakat Desa Bantan Sari.

“Mari terus kita rawat kebersamaan, kita kuatkan keimanan, kita tingkatkan pembangunan dan kita wujudkan Desa Bantan Sari yang semakin maju, mandiri, bermarwah dan sejahtera,” tutupnya.

Melalui Dzikir dan Sholawat Bersama tersebut, masyarakat berharap keberkahan senantiasa menyertai perjalanan Desa Bantan Sari, ketenangan hadir di tengah keluarga, persaudaraan semakin erat dan pembangunan desa terus bergerak menuju kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera dan bermartabat.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis yang diwakili Sekretaris MUI Rafan Afandi, Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis Ismail, Camat Bantan Aulia Fikri serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.


Berita Lainnya

Tulis Komentar