Kamis, 22 Mei 2014 - WIB - Dibaca : 817 Kali
Bupati Bengkalis, H. Herliyan Saleh petang Senin (19/5) lalu, meresmikan pusat jajanan dan cenderamata khas Bengkalis yang terletak di sungai Bengkel (bazar Ramadhan). Sebanyak 18 kios ditempati para pengrajin Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), seperti Lempok Durian, Dodol Nenas, Kain Tenun Lejo, souvenir dan berbagai aksesoris lainnya.
Peresmian ditandai dengan penarikan selubung papan nama oleh Bupati serta pengguntingan pita oleh wakil ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, Hj Fatimah Johar Suayatno. Tampak hadir Sekretaris Daerah H Burhanuddin, ketua Kadin Bengkalis Masuri SH, anggota DPRD Sofyan, dan sejumlah pejabat teras lingkup pemkab Bengkalis.
[caption id="attachment_1145" align="aligncenter" width="640"]
Bupati Bengkails saat meninjau kios usai meresmikan pusat jajanan dan cenderamata khas Bengkalis[/caption]
Dalam sambutannya, Bupati berharap agar pusat oleh-oleh bisa menjadi magnet baru bagi perekonomian Bengkalis, sekaligus bisa memudahkan masyarakat ataupun para pendatang untuk mendapatkan jajanan dan aneka kerajinan khas Negeri Junjungan.
"Kita semua berharap agar pusat jajanan dan oleh-oleh khas bengkalis ini menjadi daya tarik bagi warga dan orang-orang luar untuk berkunjung ke sini, sehingga dapat meningkatkan perekonomian pedagang kecil", ungkap Herliyan.
Dijelaskan Herliyan, Bengkalis kaya akan aneka ragam ragam jajanan dan oleh-oleh khas, tidak hanya lempuk durian dan dodol nenas saja, namun masih banyak lagi. hanya saja potensi jajanan dan oleh-oleh serta cenderamata yang ada belum seluruhnya tergarap dengan baik, sehingga tidak diketahui banyak orang.
"Oleh karena itu, saya mendorong seluruh pihak, baik itu perorangan dan kelompok usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berlomba-lomba mengangkat potensi yang ada di kabupaten bengkalis" ajak Herliyan.
Bupati Juga mengingatkan bahwa keberadaan pusat jajanan dan oleh-oleh khas Bengkalis ini, tidak hanya tanggungjawab Dinas Pasar dan Kebersihan, pedagang dan pelaku usaha. Namun butuh keterlibatan semua pihak, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi UMKM, Dinas Pariwisata, Kadin, Dekranasda, Tim PKK, serta instansi dan lembaga lainnya.
Pada kesempatan itu juga Bupati menginstruksikan kepada Dinas pasar dan kebersihan Kab. Bengkalis selaku pengelola agar selama 6 bulan kedepan tidak memungut biaya retribusi kios. Usai meresmikan Bupati juga berkesempatan meninjau tiap kios.
"Untuk tahap awal keberadaan pusat jajanan ini sudah baik, saya minta kepada pelaku usaha agar benar-benar menjual jajanan atau cenderamata khas Bengkalis jangan ada produk dari luar, kemudian perhatikan dalam pengemasan. Karena kemasan menentukan nilai tambah atau nilai jual", pungkas Herliyan.

Berita Lainnya
Pangdam I BB Instruksikan Prajurit di Lapangan Cepat Atasi Karlahut
Bupati Kunjungi Korban Rumah Terbakar, Amril Prihatin dan Berharap Korban Tetap Sabar
Amril : Layani Masyarakat Dengan Pola 3S
Bupati Amril Dapat Surprise dari Karyawan Chevron
Tulis Komentar