Sabtu, 21 Juni 2014 - WIB - Dibaca : 781 Kali
[dropcap style="white-dropcap blue" rounded="nonestyle"]K[/dropcap]eberadaan mubaligh dan mubalighoh sangat membantu pemerintah kabupaten bengkalis dalam meningkatkan iman dan taqwa masyarakat. mubalig dan mubalighoh sebagai benteng umat yang senantiasa mengaplikasikan nilai-nilai keagamaan yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari, serta peduli pada keadaan dan perkembangan kehidupan sosial masyarakat.
[caption id="attachment_1251" align="aligncenter" width="800"]
Wakil Bupati Bengkalis H. Suayatno membuka pembekalan Mubaligh se Kabupaten Bengkalis Tahun 2014[/caption]
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bengkalis H. Suayatno saat membuka kegiatan pembekalan dan pelatihan Mubaligh di Gedung Daerah, Jumat (20/6).
Para mublaigh kata Wabup, peran penting dalam melakukan syi’ar nilai-nilai kebaikan di tengah-tengah masyarakat dan sesuai dengan tuntunan zaman. peran aktif para mubaligh dan mubalighoh memberikan kontribusi penuh dalam memajukan serta membangun kehidupan masyarakat yang berakhlakul karimah.
"Saya berharap mubaligh dan mubalighoh senantiasa berjalan beriringan dengan dinamika kehidupan masyarakat sehingga segala perbedaan yang ada di masyarakat menjadi sebuah berkah. terlebih kita semua tahu peran mubaligh sangat penting dalam menebarkan nilai-nilai rahmatan lilalamin dalam kehidupan masyarakat yang multikultural," ujar Suayatno.
Seiring akan masuknya bulan Ramadhan, mubaligh dan mubaligh akan turun ke masjid dan musolla untuk memberikan siraman rohani. Wabup berharap berharap materi dakwah yang disampaikan tidak hanya tentang ilmu agama semata, tapi harus disisipkan mengenai program-program dan agenda pemerintah kabupaten maupun pusat.
"Terlebih pada tanggal 9 juli mendatang, bangsa indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan presiden (pilpres). untuk itu, saya menitip pesan untuk disampaikan kepada masyarakat untuk untuk mensukseskan pilpres dengan berpartisipasi memberikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS)", ujar Wabup lagi.
Wabup juga menyampaikan keprihatinannya dengan masalah kemerosotan moral yang melanda masyarakat, terutama para generasi muda yang terpengaruh oleh narkoba, kenakalan remaja, prostitusi dan pergaulan bebas.
"Belakangan ini terjadi peningkatan kasus penceraian di kalangan umat islam di kabupaten Bengkalis. kemudian kita juga prihatin dengan terjadinya peningkatan angka pasien sakit jiwa / stres. Dimana jumlah pasien yang ditangani oleh dinas sosial kabupaten Bengkalis hingga semester pertama tahun 2014 ini mencapai 50 orang, atau meningkat sekitar 19,04 persen dari tahun sebelumnya yakni 42 orang", jelas Wabup.
Demikian juga kasus penyimpangan moral yang saat ini hangat menjadi pembicaraan di media masa, yakni kasus kekerasan dan kejahatan seksual pada anak-anak.
"Melihat kondisi dan fenomena yang terjadi pada akhir-akhir ini, tentunya butuh kerja keras dari pemerintah dan mubaligh/mubalighoh untuk menanggulangi kemerosotan moral tersebut", tutup Wabup.

Berita Lainnya
Pangdam I BB Instruksikan Prajurit di Lapangan Cepat Atasi Karlahut
Bupati Kunjungi Korban Rumah Terbakar, Amril Prihatin dan Berharap Korban Tetap Sabar
Amril : Layani Masyarakat Dengan Pola 3S
Bupati Amril Dapat Surprise dari Karyawan Chevron
Tulis Komentar