Kamis, 04 September 2014 - WIB - Dibaca : 765 Kali
[dropcap style="white-dropcap blue" rounded="nonestyle"]B[/dropcap]upati Bengkalis, H. Herliyan Saleh secara resmi membuka lomba sampan dayung dan sampan layar yang ditaja Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Bengkalis, Kamis (4/9/2014). Lomba yang diikuti ratusan peserta tersebut berlangsung di Pantai Lapangan Pasir Andam Dewi.
[caption id="attachment_1634" align="aligncenter" width="1000"]
Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh secara resmi membuka lomba sampan dayung dan sampan layar yang ditaja Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Bengkalis, Kamis (4/9). Lomba yang diikuti ratusan peserta tersebut berlangsung di Pantai Lapangan Pasir Andam Dewi.[/caption]
Pantauan di lapangan, sejak pukul 07.00 WIB tampak Pantai Pasir dipenuhi oleh para peserta lengkap dengan supporter. Sebagian peserta ada yang ikut lomba sampan dayung dan sebagian lagi lomba sampan layar. Lomba diikuti oleh para peserta dari seluruh kecamatan. Bahkan beberapa perusahaan besar dan organisasi tertentu ikut jadi sponsor, seperti PT WIKA, Kadin dan lainnya.
Bupati Bengkalis H Herliyan sendiri tampak hadir di lapangan usai mengikuti senam pagi, bersama sejumlah staf ahli, asisten, para pejabat eselon II. Tampak juga para masyarakat umum berduyun-duyun menuju lapangan pasir ingin menyaksikan langsung lomba “perdana” sampan dayung dan layar tersebut.
Dengan berpakaian training olah raga warga biru muda, Bupati tampak sumringah saat membuka lomba. "Saya sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang dilaksanakan ini. Selain untuk menyalurkan bakat para peserta lomba, kegiatan ini juga merupakan ajang mempromosikan Kabupaten Bengkalis," kata Herliyan.
Dikatakan, tidak mustahil dengan penanganan yang serius, lomba yang diadakan sekarang ini bisa berkembang dan dikenal secara nasional. Sehingga bisa menjadi daya tarik wisata unggulan dan memberikan dampak secara ekonomi bagi masyarakat Bengkalis.
Sementara itu Kepala Disbudparpora, H Eduar mengatakan lomba sampan layar dan dayung tersebut adalah ajang lomba mengendalikan kepiawaian atau kebolehan para peserta mengendalikan sampan layar dan dayung tradisional.
“Sebagai daerah maritim, berhadapan langsung dengan selat Melaka, Bengkalis tidak hanya kaya dengan sumber lautnya, tapi juga menyimpan beragam potensi lainnya. Diantaranya adalah kepiawaian penduduk tempatan menakhodai sampan tradisional, baik yang menggunakan layar atau hanya cukup dengan dayung,” kata Eduar.
Saat ini, kemahiran dan kepiawaian yang dilahirkan para nenek moyang itu sedikit banyak mulai tergerus oleh kemajuan dan perkembangan zaman.
“Kita ingin kegiatan lomba ini bagian dari upaya kita mengenang kembali apa yang sudah menjadi kebiasaan nenek moyang kita. Mudah-mudahan kegiatan lomba ini menjadi cikal bakal iven-iven lomba sampan untuk tahun-tahun mendatang,” ujarnya lagi seraya menambahkan kalau panitia sudah menyiapkan hadiah dalam bentuk uang tunai dan piala.

Berita Lainnya
Pangdam I BB Instruksikan Prajurit di Lapangan Cepat Atasi Karlahut
Bupati Kunjungi Korban Rumah Terbakar, Amril Prihatin dan Berharap Korban Tetap Sabar
Amril : Layani Masyarakat Dengan Pola 3S
Bupati Amril Dapat Surprise dari Karyawan Chevron
Tulis Komentar