Rabu, 17 September 2014 - WIB - Dibaca : 866 Kali
[dropcap style="white-dropcap blue" rounded="nonestyle"]P[/dropcap]elaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) hendaknya membuat umat Islam semakin cinta kepada Al Qur'an, salah satunya diwujudkan dengan menyempatkan waktu untuk membacanya, minimal satu hari satu halaman Al Qur'an atau One Day on Page Al Qur'an.
[caption id="attachment_1713" align="aligncenter" width="1024"]
Penekanan tombol sirine oleh Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh beserta tamu undangan tanda dibukanya MTQ ke-39 tingkat kabupaten Bengkalis tahun 2014[/caption]
Hal tersebut disampaikan Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh saat membuka secara resmi pelasanaan MTQ XXXIX tingkat Kabupaten Bengkalis yang ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pemukulan bedug. Acara dipusatkan di desa Selatbaru, Kecamatan Bantan, Selasa (16/09/2014) malam.
Menurut Herliyan, Al Qur'an merupakan sumber petunjuk dalam beragama dan menjadi pembimbing dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat. Oleh karenanya menjadi sebuah kewajiban seorang muslim untuk selalu berinteraksi aktif atau berhubungan dengan Al Quran.
"Sesibuk apapun kita kerja, mari kita menyempatkan waktu untuk membacanya, baik setelah sholat ataupun di waktu-waktu senggang lainnya, termasuk pada waktu sepertiga malam yang akhir", ajak Herliyan.
Lebih lanjut, Herliyan mengingatkan agar penyelenggaraan MTQ bukan hanya sebatas kompetisi dalam membaca al Quran semata, tetapi sebagai upaya menumbuhkan kecintaan dan menggairahkan masyarakat untuk senantiasa mempelajari dan memahami al-Quran sebagai petunjuk dan pedoman.
"Harapan kita semua, semoga melalui penyelenggaraan MTQ ini dapat menumbuhkan kecintaan para generasi muda umat islam terhadap al-Qur'an, sehingga pada saatnya nanti generasi muda kita akan bebas dari buta aksara al-Qur'an", imbuh Bupati.
Kemudian orang nomor satu di Negeri Junjungan ini juga mengingatkan agar kita waspada dengan berbagai macam aliran sesat dan kelompok teroris yang saat ini marak terjadi di Indonesia.
"Tentunya kita tidak ingin ada anggota keluarga terperangkap dalam kelompok aliran sesat dan terorisme, upaya menangkalnya kita dituntut untuk waspada terhadap perubahan yang terjadi disekeliling kita, serta mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhwah Islamiyah", ujarnya lagi.
Pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh Qori'ah nasional asal Bengkalis, Yosi Okta Putri, juga dimeriahkan dengan persembahan tarian masal gabungan pelajar SMP dan SMA Bantan.
Tampak hadir Ketua DPRD Bengkalis sementara H. Heru Wahyudi, Wabup H. Suayatno, Sekdakab H. Burhanuddin, Forkompinda, Ka.Kanwil Kemenag Riau H. Tarmizi Tohor, ketua LPTQ Provinsi Riau H. Suryan A. Jamrah, Kakan Kemenag Bengkalis H. Jumari, Ketua Harian LPTQ Bengkalis H. Arianto, Camat Bantan Nazly, sejumlah anggota DPRD Bengkalis, dan puluhan pejabat teras lingkup Pemkab Bengkalis.

Berita Lainnya
Pangdam I BB Instruksikan Prajurit di Lapangan Cepat Atasi Karlahut
Bupati Kunjungi Korban Rumah Terbakar, Amril Prihatin dan Berharap Korban Tetap Sabar
Amril : Layani Masyarakat Dengan Pola 3S
Bupati Amril Dapat Surprise dari Karyawan Chevron
Tulis Komentar