Rabu, 18 Februari 2026 - 12:06:40 WIB - Dibaca : 32 Kali

Sekda Bengkalis Buka Entry Meeting Audit Interim LKPD 2025, Targetkan Raih WTP

Editor: Indra - Rep: Halimatussa’diah - Foto: Muhammad Imam Lutfi
Teks foto: Foto Bersama Pembukaan Entry Meeting Pemeriksaan interim Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.

BENGKALIS, PROKOPIM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah kembali ditegaskan melalui pelaksanaan entry meeting pemeriksaan interim Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Hal ini disampikan oleh Sekretaris Daerah Bengkalis, dr. Ersan Saputra, mewakili Bupati Bengkalis, pada saat membuka secara resmi kegiatan tersebut di Ruang Rapat Hang Tuah Lantai 2 Kantor Bupati Bengkalis, Rabu (18/02/2026).

Entry meeting tersebut dihadiri Tim Pemeriksa dari BPK RI Perwakilan Provinsi Riau yang dipimpin Ketua Tim Yudhi Nopryan Dinata, didampingi para Ketua Sub Tim Frenky Samuel Takalamingan dan Sondang Malia, beserta Anggota Tim Anggi Muhammad Sanusi, Shindy Sri Deswita, Steven Urbani, Jamil Ihsan, Indry Agnes Destiana Br Pinem.

Dalam sambutan, Kepala Inspektorat Bengkalis Radius Akima menyampaikan bahwa audit laporan keuangan merupakan agenda rutin tahunan. Meski demikian, pelaksanaan tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena bertepatan dengan awal bulan suci Ramadhan, sehingga membutuhkan kesiapan dan komitmen penuh dari seluruh perangkat daerah.

Radius menegaskan bahwa pemeriksaan akan berlangsung selama kurang lebih 30 hari, hingga 14 Maret 2026 mendatang. Ia meminta seluruh Perangkat Daerah segera menyiapkan dokumen yang dibutuhkan serta memastikan pejabat terkait selalu berada di tempat guna mempermudah proses klarifikasi dan percepatan penyelesaian audit.

Sementara itu, Ketua Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Riau, Yudhi Nopryan, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, serta berpedoman pada Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). Ia menegaskan bahwa seluruh proses audit dilaksanakan dengan menjunjung tinggi independensi, integritas, dan profesionalisme.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pemeriksaan interim bertujuan memantau tindak lanjut hasil pemeriksaan sebelumnya, menilai efektivitas Sistem Pengendalian Intern melalui Test of Control (ToC), serta melakukan pengujian terbatas untuk memastikan kewajaran laporan keuangan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Kemudian Mewakili Bupati Bengkalis, Sekda Ersan Saputra menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada tim audit. Ia juga menyampaikan pesan Bupati Bengkalis, Kasmarni, agar seluruh perangkat daerah memberikan dukungan penuh dan bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, lanjut dr Ersan kita berharap seluruh perangkat daerah dapat bekerja sama secara maksimal, memberikan data dan informasi yang dibutuhkan secara tepat, akurat, dan transparan, guna memudahkan proses pemeriksaan laporan keuangan tahun 2025 ini.

Karena Sesuai arahan Bupati, lanjutnya, seluruh pejabat yang sedang dalam proses pemeriksaan oleh BPK RI wajib berada di tempat dan tidak meninggalkan tugas tanpa izin serta tanpa koordinasi dengan tim pemeriksa. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman atau kekeliruan dalam menginterpretasikan hasil kinerja kita selama tahun anggaran 2025.

Kepada seluruh kepala OPD, agar menunjuk person in charge atau pejabat yang benar-benar memahami seluruh kegiatan dan pertanggungjawaban di OPD masing-masing, sehingga apabila ada klarifikasi dari tim BPK, dapat dijelaskan secara komprehensif dan tepat. Untuk koordinasi, seperti biasa kita melalui Inspektorat sebagai penghubung antara OPD dan BPK RI. Inspektorat akan menjadi narahubung dalam memastikan seluruh proses berjalan tertib dan terkoordinasi dengan baik.

“Harapan kita bersama, semoga audit yang dilaksanakan ini membuahkan hasil terbaik, yaitu opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Semoga kita dapat mempertahankan capaian tersebut secara berturut-turut sebagai bukti komitmen kita dalam pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan,” tutup Sekda.


Berita Lainnya

Tulis Komentar