Kamis, 21 Mei 2026 - 11:49:15 WIB - Dibaca : 36 Kali

Wabup Bengkalis Pimpin HLM TPID, Pastikan Stabilitas Harga dan Pasokan Jelang Idul Adha

Editor: Nurhadi - Rep: Halimatussa’diah - Foto: Asih Ismayuni
Teks foto: Wabup Bagus Santoso Saat Menyampaikan Arahannya Pada HLM TPID dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok dan barang penting menjelang HKBN Idul Adha 1447 Hijriah.

BENGKALIS, PROKOPIM – Bupati Bengkalis melalui Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok dan barang penting menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Idul Adha 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Bengkalis tepatnya di Ruang Rapat Hang Tuah Lantai II, Kamis (21/05/2026).

Dalam arahannya, Wabup menegaskan bahwa stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terlebih di tengah dinamika ekonomi dan politik global yang turut mempengaruhi pergerakan harga barang dan nilai tukar rupiah.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bengkalis optimistis kondisi tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi daerah apabila seluruh pihak dapat terus memperkuat sinergi dan koordinasi.

“Pemerintah daerah bersama seluruh instansi terkait harus terus menjaga kestabilan harga, ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi bahan pokok agar masyarakat merasa aman dan nyaman menjelang Idul Adha,” ujar Bagus.

Ia juga menekankan bahwa pengendalian inflasi perlu dilakukan secara terukur dan berkelanjutan guna menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.

Sementara itu, Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkalis, Sudiro mengatakan inflasi merupakan persoalan yang harus dipahami dan diantisipasi bersama karena berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Menurutnya, inflasi ideal perlu dijaga pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen agar kondisi ekonomi tetap stabil dan terkendali. Selain menjaga pasokan dan distribusi kebutuhan pokok, BPS juga menilai pentingnya menjaga psikologi masyarakat melalui komunikasi pemerintah yang cepat, terbuka dan menenangkan. Terlebih Kabupaten Bengkalis sebagai daerah kepulauan memiliki karakteristik tersendiri dalam pengendalian inflasi dan distribusi pangan.

Dari sisi ketersediaan pangan, Perum Bulog memastikan stok beras dan minyak goreng di wilayah Bengkalis dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan. Saat ini, stok beras yang tersedia mencapai sekitar 1.645 ton, sedangkan stok minyak goreng sebanyak 15.300 liter.

Mewakili Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Marliya menyampaikan bahwa harga BBM dan bahan pokok penting hingga saat ini masih relatif stabil dibandingkan minggu sebelumnya.

Pemerintah daerah juga akan melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Terubuk serta sejumlah agen dan distributor guna memantau perkembangan harga menjelang Idul Adha. Pengawasan metrologi dan tera ulang timbangan para pelaku usaha juga akan dilakukan untuk memastikan perlindungan konsumen.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkalis, Susi Hartati mengatakan kebutuhan beras masyarakat Kabupaten Bengkalis diperkirakan mencapai 4.266 ton per bulan, sementara total ketersediaan pasokan saat ini mencapai sekitar 8.959 ton per bulan sehingga dinilai masih sangat mencukupi. Pemerintah daerah juga terus mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) baik secara online maupun offline sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di tengah masyarakat.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan diskusi bersama guna merumuskan langkah-langkah strategis pengendalian inflasi ke depan demi menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.


Berita Lainnya

Tulis Komentar