Jumat, 11 September 2026 - 6:42:02 WIB - Dibaca : 134 Kali

Bupati Bengkalis Dorong Lahirnya Wasit Berintegritas dan Profesional

Editor: Nurhadi - Rep: Muhammad Iqbal - Foto: Muhammad Iqbal
Teks foto: Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri saat mengalungkan kartu tanda peserta Kursus Wasit C3 Sepak Bola ASKAB PSSI Kabupaten Bengkalis Tahun 2026.

BENGKALIS, PROKOPIM – Pemerintah Kabupaten Bengkalis mendorong lahirnya wasit sepak bola yang tidak hanya menguasai aturan permainan, tetapi juga memiliki keberanian, integritas, dan keteguhan dalam menegakkan keadilan di lapangan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, saat membuka Kursus Wasit C3 Sepak Bola ASKAB PSSI Kabupaten Bengkalis Tahun 2026, di Gedung Diklat Bengkalis, Kamis (10/9/2026).

Bupati memberikan apresiasi kepada jajaran ASKAB PSSI Kabupaten Bengkalis yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga, khususnya dalam bidang perwasitan sepak bola.

Menurutnya, keberadaan wasit memiliki posisi strategis dalam menjaga kualitas dan marwah sebuah pertandingan. Karena itu, kursus wasit tidak boleh dimaknai sekadar sebagai proses memperoleh sertifikat atau lisensi, tetapi harus menjadi wadah membangun kompetensi sekaligus karakter.

“Wasit bukan sekadar orang yang meniup peluit. Akan tetapi, wasit adalah penjaga aturan, penjaga keadilan, dan penjaga marwah pertandingan,” ujar Bupati.

Bupati berharap, dari kursus tersebut akan lahir wasit-wasit Bengkalis yang mampu mengambil keputusan secara tegas, tenang menghadapi tekanan, serta konsisten menjunjung tinggi sportivitas dan integritas.

“Kami ingin dari Kabupaten Bengkalis ini ke depannya akan lahir wasit-wasit yang tegas dalam keputusan, tenang dalam tekanan, profesional dalam menjalankan tugas, dan berintegritas dalam setiap pertandingan,” pesannya.

Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian kursus dengan sungguh-sungguh. Tidak hanya memahami regulasi permainan, peserta juga harus terus mengasah kemampuan fisik, mental, komunikasi, serta keberanian dalam mengambil keputusan.

Seorang wasit, lanjutnya, harus mampu berdiri tegak di atas aturan dan tidak mudah terpengaruh oleh tekanan dari pemain, pelatih, maupun penonton.

“Jangan takut mengambil keputusan yang benar hanya karena tekanan. Jangan berpihak kepada siapa pun, kecuali kepada aturan dan keadilan pertandingan,” tegasnya.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga. Sebab, olahraga tidak semata-mata berbicara mengenai prestasi dan kemenangan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun karakter, kedisiplinan, persaudaraan, dan generasi muda yang tangguh.

Karena itu, pembangunan sepak bola Bengkalis harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya meningkatkan kualitas pemain, tetapi juga memperkuat kompetensi pelatih, meningkatkan kualitas perwasitan, serta membenahi tata kelola dan manajemen sepak bola.

“Kami optimis, jika semuanya bergerak bersama, Insyaallah sepak bola Kabupaten Bengkalis tidak hanya ramai di lapangan, tetapi juga mampu berbicara di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati meminta ASKAB PSSI Kabupaten Bengkalis memastikan pembinaan wasit dilakukan secara berkelanjutan. Setelah memperoleh ilmu dan lisensi, para peserta harus diberikan ruang untuk mendapatkan pengalaman melalui berbagai kompetisi yang digelar di Kabupaten Bengkalis.

Dengan demikian, proses pembinaan tidak berhenti di ruang kursus, tetapi berlanjut di lapangan melalui pengalaman memimpin pertandingan secara langsung.

Bupati juga berharap wasit-wasit asal Bengkalis mampu meningkatkan kapasitas secara bertahap, dari level lokal menuju tingkat provinsi, nasional, bahkan hingga jenjang yang lebih tinggi.

“Jadilah wasit yang bukan hanya mampu memimpin pertandingan, tetapi mampu menjaga kehormatan sepak bola,” pesan Bupati.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Komite Wasit Asprov Riau Samsul Bahuri, Camat Bengkalis Rafli Kurniawan, instruktur kursus wasit PSSI dari Jakarta, jajaran pengurus ASKAB PSSI Kabupaten Bengkalis, serta para peserta Kursus Wasit C3.


Berita Lainnya

Tulis Komentar