Senin, 06 Januari 2014 - WIB - Dibaca : 666 Kali
Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh mengakui pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bengkalis, salah satu organsasi strategis dalam mewujudkan atau mengembalikan kedigdayaan Bengkalis tig puluhan tahun lalu, yakni sebagai Kota Pendidikan.
[caption id="attachment_198" align="alignleft" width="300"]
Bupati menyalami pengurus PGRI Kab. Bengkalis yang baru dilantik[/caption]
Untuk itu, dirinya berharap banyak para pengurus yang baru saja dilantik memiliki program dan visi ke depan untuk mewujudkan apa yang menjadi misi Pemkab Bengkalis tersebut.
“Suksesnya pembangunan pendidikan di Kabupaten Bengkalis tidak lepas dari kerja keras PGRI. Untuk itu, saya menaruh harapan besar kepada PGR Kabupaten Bengkalis untuk ikut mendukung dan mensukseskan program pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk menjadikan kawasan ini menjadi pusat pendidikan,” ujar Bupati.
Hal itu disampaikan Bupati saat acara pelantikan pengurus PGRI Kabupaten Bengkalis, priode 2013-2018, Senin (6/1). Ditambahkan, beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh PGRI guna mendukung program pemerintah tersebut adakah, mempertajam pendidikan berkarakter pada anak didiknya. Hal ini dalam upaya membentuk insan yang berbudi pekerti dan memiliki nilai moral yang tinggi.
“Penerapan pendidikan berkarakter ini diperlukan sebagai upaya membentengi siswa dari pengaruh yang buruk,” sebut Bupati.
Dijelaskan, tantangan masa depan pendidikan nasional semakin meningkat, karena itu guru harus mampu untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Terkait hal tersebut, dirinya aya yakin kepengurusan PGRI di bawah pimpinan saudara H Syafri dapat mengantisipasi segala tantangan maupun perubahan serta mampu menjawab isu strategis yang berkembang saat ini dan dimasa mendatang.
“Guru bukan saja menjalankan fungsi untuk mendidik, tapi dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif pada proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik. Hal terpenting yang harus diperhatikan oleh para anggota PGRI agar terus meningkatkan profesionalisme dan kompetensi, sehingga tidak ketinggalan dalam penguasaan ilmu pengetahuan,” pesan Bupati.
Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2010-2015, salah satunya menitikberatkan pembangunan di sektor pendidikan. Pemerintah berupaya mewujudkan Kabupaten Bengkalis sebagai salah satu pusat pendidikan di kawasan Sumatera.
“Target tersebut bukan hal yang mustahil, karena sejarah telah mencatat hingga tahun 80-an kota Bengkalis sempat menjadi pusat pendidikan, dimana anak-anak dari luar Bengkalis datang untuk menempuh pendidikan. Atas dasar itu, kami ingin kembali membangkitkan masa kegemilangan sektor pendidikan di Kota Bengkalis,” sebut Bupati lagi.
Saat ini kata Bupati, Bengkalis telah memiliki sejumlah Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang tersebar di kota Bengkalis dan Duri. “Insyaallah dalam dalam waktu dekat, Perguruan Tinggi seperti Bidang Kesehatan, Perikanan dan Pelayaran akan berdiri di Bengkalis,” sebutnya.
Terkahir, Bupati kembali menyampaikan bahwa guru merupakan salah satu faktor yang strategis dalam menentukan keberhasilan pendidikan dan pelaku utama dalam mempersiapkan pengembangan potensi perserta didik untuk masa depan. Namun perlu diingat sebut Bupati, pembenahan sektor pendidikan harus diikuti dengan peningkatan kualitas guru.

Berita Lainnya
Pangdam I BB Instruksikan Prajurit di Lapangan Cepat Atasi Karlahut
Bupati Kunjungi Korban Rumah Terbakar, Amril Prihatin dan Berharap Korban Tetap Sabar
Amril : Layani Masyarakat Dengan Pola 3S
Bupati Amril Dapat Surprise dari Karyawan Chevron
Tulis Komentar