Rabu, 08 Januari 2014 - WIB - Dibaca : 900 Kali

HIPERJA Terima Bantuan Ambulans, Wabup Minta Paguyuban Jawa Bantu Bangun Bengkalis

Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno mengajak seluruh paguyuban yang ada di Kabupaten Bengkalis, khususnya Paguyuban Jawa untuk bersama-sama dengan Pemerintah membangun Kabupaten Bengkalis. Sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Bengkalis, peran paguyuban dirasakan sangat penting.

[caption id="attachment_202" align="alignleft" width="300"]Wabup H Suayatno, Ketua DPRD Riau Bagus Santoso, Kapolres Bengkalis AKBP Andri Wibowo dan para pengurus paguyuban Jawa foto berama usai penyerahan ambulan bantuan dari Pemprov Riau ke Himpunan Perempuan Jawa Be Wabup H Suayatno, Ketua DPRD Riau Bagus Santoso, Kapolres Bengkalis AKBP Andri Wibowo dan para pengurus paguyuban Jawa foto berama usai penyerahan ambulan bantuan dari Pemprov Riau ke Himpunan Perempuan Jawa Be[/caption]

“Mengapa saya katakan demikian, karena secara statistik masyarakat Jawa di Kabupaten Bengkalis ini menyebar hampir di seluruh kecamatan. Membangun Kabupaten Bengkalis berarti juga membangun masyarakat yang ada di dalamnya, termasuk masyarakat Jawa. Jadi saya mengajak masyarakat Jawa untuk ikut berperan membantu Pemerintah Kabupaten Bengkalis,” ujar Suayatno saat memberikan sambutan pada acara penyerahan ambulan bantuan dari Pemerintah Propinsi Riau ke Himpunan Perempuan Jawa (HIPERJA) Bengkalis, Selasa (7/1).

Dalam kesempatan itu, Suayatno juga memaparkan sejumlah program kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Bengkalis, diantaranya program peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dan pengembangan pendidikan. Bila diselaraskan dengan program Pemkab Bengkalis, adanya bantuan ambulan tersebut menurut Suayatno sangat mendukung dalam peningkatan pelayanan kesehatan.

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis sendiri sudah melaksanakan berbagai program peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat seperti Jamkesmasda kemudian pengadaan ambulan di desa-desa. Bantuan ambulan dari Pemerintah Propinsi Riau ini sendiri saya kira sangat tepat, karena memang banyak hal yang harus kita pikirkan jadi tidak semuanya bisa terbantu. Disinilah perlunya dukungan dari masyarakat yang salah satunya adalah dari paguyuban Jawa,” papar Suayatno.

Sementara itu, Pembina Himpunan Perempuan Jawa Bengkalis, Bagus Santoso mengatakan, sebagai bagian dari masyarakat, apapun jenis perkumpulan maupun paguyuban yang ada di Kabupaten Bengkalis, sudah seharusnya ikut berperan aktif membantu Pemerintah dalam melaksanakan program-program pembangunan. Pemerintah dengan keterbatasannya mustahil bisa memenuhi semua keinginan masyarakat karena banyak persoalan-persoalan yang perlu diselesaikan.

“Di sinilah pentingnya paguyuban-paguyuban ataupun organisasi-organisasi lainnya yang ada di Kabupaten Bengkalis. Saya yakin, kalau paguyuban, LSM atau apapun namanya memiliki kepengurusan yang bagus, secara administrasi lengkap, maka akan menjadi mitra Pemerintah yang bisa dipercaya untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bengkalis yang kita cintai ini,” tutur anggota DPRD Riau ini.

Penyerahan ambulan bantuan dari Pemrov Riau dilakukan oleh Bagus Santoso kepada Ketua HIPERJA. Turut menghadiri acara tersebut Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo, Ketua KADIN Bengkalis Masuri, pengurus paguyuban Jawa Bengkalis dan tokoh masyarakat Jawa serta sejumlah kepala desa.


Berita Lainnya

Tulis Komentar