Senin, 13 Januari 2014 - WIB - Dibaca : 932 Kali
Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Bengkalis bertekad mencetak penghafal Quran (Hafiz dan Hafizah) sebanyak mungkin. Salah satu upaya yang dilakukan melalui penyatuan visi dengan para pengajar di pondok tahfiz yang ada di pulau Bengkalis.
[caption id="attachment_240" align="alignleft" width="300"]
Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis, H Arianto didampingi H Ahmad Toha saat menggelar pertemuan dengan sejumlah pimpinan pondok Tahfiz di sekretariat LPTQ[/caption]
Seperti yang dilakukan pada, Sabtu (11/1) lalu, seluruh pimpinan pondok tahfiz yang ada di pulau Bengkalis diundang ke sekretariat LPTQ, jalan Kelapapati Darat. Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Harian, H Arianto, Sekretaris Umum, H Ahmad Toha, Ketua IV H A Rahman D serta sejumlah pengurus lainnya.
Arianto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan usaha penyatuan visi dalam pembinaan hafiz pada pondok-pondok tahfiz yang nantinya berorientasi kepada MTQ. Diharapkan ke depan Pondok Tahfiz ini mempunyai program pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan dalam melahirkan para hafiz dan hafizah yang berkualitas.
"Oleh karenanya selain ajang silaturahmi, kami meminta data akurat pondok-pondok tahfiz, seperti jumlah santri dan guru-gurunya, kemudian kami juga meminta seluruh pimpinan pondok untuk membawa santrinya pada tanggal 15 Januari mendatang ke gedung Cik Puan, kita akan melihat sejauh mana hafalan santri tersebut", ujar Arianto.
Agendanya tanggal 15 Januari, selain menyeleksi hafalan para santri, juga akan diberikan santunan untuk para santri dan guru-guru pondok tahfiz yang akan diserahkan langsung oleh Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh.
"Kami sudah membentuk tim seleksi sebanyak 10 orang, bagi santri yang lolos seleksi akan kami bantu biaya pendidikannya, sehingga tidak memikirkan hal-hal lain hanya fokus untuk belajar saja", ungkap Arianto.
Rencana pengurus LPTQ tersebut mendapat sambutan positif dari para pimpinan pondok tahfiz dan guru-guru hafiz quran.” Kegiatan ini merupakan sebuah gebrakan positif yang selama ini tidak terpikirkan oleh pengurus sebelum-sebelumnya. Kami berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan, sebab untuk melahirkan penghafal Qur'an yang mumpuni tidak semudah membalikkan telapak tangan,”ujar ustad, H Afrizan Nurdin, diamini ustad Suyendri.

Berita Lainnya
Pangdam I BB Instruksikan Prajurit di Lapangan Cepat Atasi Karlahut
Bupati Kunjungi Korban Rumah Terbakar, Amril Prihatin dan Berharap Korban Tetap Sabar
Amril : Layani Masyarakat Dengan Pola 3S
Bupati Amril Dapat Surprise dari Karyawan Chevron
Tulis Komentar