Selasa, 11 Februari 2014 - WIB - Dibaca : 833 Kali

Bupati Panen Raya, Rupat Diharapkan Jadi Sentra Padi Bengkalis

Kecamatan Rupat diharapkan jadi salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Bengkalis. Semua pihak harus bersinergi untuk mengembangkan pertanian di daerah ini. Harapan itu disampaikan Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh saat panen raya di Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis, Senin (10/2).

[caption id="attachment_389" align="alignleft" width="300"]Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh didampingi Sekretaris Daerah Kab. Bengkalis H. Burhanuddin memulai panen raya padi di kecamatan Rupat Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh didampingi Sekretaris Daerah Kab. Bengkalis H. Burhanuddin memulai panen raya padi di kecamatan Rupat[/caption]

Bupati juga mengajak petani mulai dari sekarang menggunakan pupuk organik. Di samping harganya murah, hasilnya juga hasil memuaskan dan baik untuk kesehatan. Petani merupakan tulang punggung ketahanan pangan mulai tingkat lokal sampai nasional dan internasional. Tidak berlebihan apabila hasil karya para petani dihargai dan mendapat acungan jempol, bukan sekedar membesarkan hati para petani.

“Harus kita akui bersama bahwa petani adalah pahlawan pangan yang sejati, karena petani tidak hanya bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri tetapi untuk jutaan orang yang tidak bisa hidup tanpa pangan. Kerja keras dan pengorbanan para petani membuat kita semua bisa makan dan sehat. Mereka adalah pahlawan pangan yang membuat warga negeri ini bisa melakukan aktivitas apapun setelah perutnya terisi penuh,” ujar Bupati.

Pemerintah mempunyai tanggungjawab untuk mensejahterakan petani, agar petani dan keluarganya tidak menjadi kelompok yang terpinggirkan. Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para petani, Pemerintah Kabupaten Bengkalis membuat beberapa program pertanian untuk mendorong peningkatan produksi pangan.

Berbagai program yang telah dilaksanakan berupa bantuan pupuk, bantuan pestisida maupun program penyuluhan bagi petani yang meliputi sekolah lapangan pengelolaan tanaman perpadu maupun pengendalian hama, pembuatan embung (penambung air hujan) dan pencetakan sawah baru.

“Di samping itu, kita melakukan kegiatan pengembangan infrastruktur pertanian, optimalisasi penggunaan lahan, penerapan teknologi, pemberian alat mesin pertanian dan sarana produksi serta secara kontiniu,” ujar Bupati.

Komoditi pangan khususnya beras merupakan kebutuhan penduduk yang paling mendasar. oleh karena itu, perlu diupayakan ketersediaannya secara cukup, memenuhi standar gizi, harga terjangkau dan juga harus dapat memberikan keuntungan yang wajar bagi petani sehingga petani tetap bergairah untuk mengusahakannya. Rata-rata konsumsi beras penduduk Kabupaten Bengkalis 113,9 kg/kapita/tahun.

Saat ini jumlah penduduk Kabupaten Bengkalis mencapai 530.191 jiwa. Artinya, jumlah konsumsi beras pertahun mencapai 60.388.755 kilogram atau 60.388,7 ton. Sementara produk padi pada tahun 2012 sebanyak 24.404 ton, berarti ita masih kekurangan beras sebanyak 36.384,35 ton. Kekurangan ini dipasok dari luar daerah, seperti Sumatera Barat.

Pada kesempatan itu Bupati juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada petani di Kecamatan Rupat yang tidak melakukan alih fungsi lahan dan tetap setia menanam padi. Kerja keras petani ibu mengolah lahan pertanian padi merupakan salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah ini.

“Meskipun sejauh ini hasil produksi padi belum bisa mencukupi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bengkalis, namun bapak-bapak dan ibu-ibu telah ikut berperan aktif membangun daerah ini, terutama di sektor pertanian. oleh karena itu saya berharap agar petani khususnya di kecamatan rupat terus berperan aktif sebagai pahlawan pangan,” puji Bupati.

Panen raya dihadiri Sekretaris Daerah H. Burhanuddin, para kepala dinas, kepala badan, camat, kepala desa di Kecamatan Rupat serta tokoh masyarakat setempat.


Berita Lainnya

Tulis Komentar