Selasa, 25 Februari 2014 - WIB - Dibaca : 741 Kali
Pemkab Bengkalis terus memantau kondisi ratusan warga RT 09 Bukit Lengkung desa Bukit Sembilan yang diungsikan ke Barak Aceh, akibat rumah dan kebun mereka terbakar. Selain memberikan bantuan sembako, Pemkab juga mengirimkan tenaga medis ke lokasi penampungan.
[caption id="attachment_447" align="aligncenter" width="448"]
Puing-puing rumah sisa kebakaran[/caption]
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkalis, H Burhanuddin, Senin (24/2) mengatakan, Pemkab Bengkalis terus memantau kondisi para pengungsi. Selain memberikan bantuan sembako, di lokasi penampungan juga didirikan dapur umum.
“Kita terus pantau kondisi warga di tempat penampungan. Saat ini kondisinya baik-baik saja. Selain bantuan sembako kita juga dirikan dapur umum,” kata Sekda.
Ditambahkan, Senin pagi kemarin Pemkab Bengkalis juga mengirimkan mobil pelayanan kesehatan (tenaga medis) ke lokasi penampungan. Petugas medis memeriksa kesehatan para pengungsi, terutama anak-anak. “Seperti kita sampaikan kemarin, ada puluhan balita di lokasi penampungan itu. Kita sudah kirimkan tenaga medis ke sana untuk memeriksa kesehatan puluhan balita ini,” imbuh Burhanuddin.
Ditanya soal langkah selanjutnya terkait kemungkinan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terbakar, kata Sekda hal tersebut akan dibicarakan lebih lanjut bersama satker terkait. “Soal bagaimana langkah selanjutnya akan kita bicarakan bersama satker terkait. Yang jelas langkah cepat atau program jangka pendeknya, kita sudah berikan bantuan sembako dan kirimkan tenaga medis ke lokasi,” sebut Sekda.
Kebakaran Masih Terjadi
Terpisah, Kepala BPBD-Damkar Kabupaten Bengkalis, Much Jalal saat dihubungi mengatakan, saat ini Karhutla masih terus terjadi. Tim pemadam kebakaran saat ini fokus mencegah api jangan sampai membakar rumah warga dan hewan-hewan peliharaan yang ada di kandang.
“Kebakaran masih terus terjadi. Kami hanya fokus memadamkan api di pinggir jalan atau yang berada di sekitar rumah warga. Untuk kebakaran di lahan perkebunan sulit kami tangani,” ujar Jalal.
Selain itu kata Jalal, pihaknya terus berusaha memujuk warga yang masih enggan meninggalkan rumah-rumah mereka. “Ya mereka belum mau dievakuasi, tapi kita terus memujuk mereka karena kondisi di lapangan semakin mengkawatirkan,” ujarnya lagi.
Masih menurut Jalal, Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh sore Senin diperkirakan sampai ke posko pengungsian. Selain menyambangi para pengungsi Bupati juga akan melihat lokasi atau titik-titik yang terbakar. “Insyaallah sebentar lagi pak Bupati sampai ke sini. Pak Bupati akan melihat langsung kondisi di posko kita serta lokasi yang terbakar,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di desa Bukit Sembilan persisnya di RT 09 Bukit Lengkung perbatasan Bengkalis-Dumai, selain meluluhlantakkan 1400-an hektar kebun sawit, api juga membaham gedung MDA, serta 4 buah rumah warga.
“Kebakaran sudah terjadi sejak awal Januari lalu, tapi sudah berhasil dipadamkan oleh masyarakat setempat. Tapi Jumat kemarin akibat hembusan angin yang cukup kencang kebakaran kembali terjadi. 87 KK terdiri dari anak-anak dan orang tua langsung kita ungsikan ke tenda penampungan. Kondisinya sudah tidak aman dan membahayakan,” sebut Jalal.

Berita Lainnya
Pangdam I BB Instruksikan Prajurit di Lapangan Cepat Atasi Karlahut
Bupati Kunjungi Korban Rumah Terbakar, Amril Prihatin dan Berharap Korban Tetap Sabar
Amril : Layani Masyarakat Dengan Pola 3S
Bupati Amril Dapat Surprise dari Karyawan Chevron
Tulis Komentar