Kamis, 27 Februari 2014 - WIB - Dibaca : 733 Kali

Bupati Lantik Pengurus LAM Kecamatan Bengkalis

Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh, Rabu (26/2) melantik pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Bengkalis. Dalam kesempatan tersebut Bupati mengatakan bahwa LAM telah memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Bengkalis.

[caption id="attachment_467" align="aligncenter" width="448"]Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh ditepuk tepung tawari saat melantik pengurus LAM Kecamatan Bengkalis Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh ditepuk tepung tawari saat melantik pengurus LAM Kecamatan Bengkalis[/caption]

“Kami memandang LAM mampu memposisikan diri sebagai mitra pemerintah sehingga mampu objektif memandang berbagai dinamika. Tak jarang juga kritik dan saran yang didedikasikan LAMR terhadap kebijakan pemerintah. Karena budaya sumbang saran tersebut diharapkan mampu terus ditumbuh kembangkan secara santun dan bijak demi asa kita bersama membangun negeri dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Bupati saat menyampaikan kata sambutan.

Dikatakan, dengan semangat kebersamaan dan saling bergandeng tangan, diyakini mampu menyelesaikan persoalan yang ada. “Tak ada silang sengketa yang tidak dapat diselesaikan, tak ada yang keruh yang tidak dapat dijernihkan. Di tengah semakin ketatnya persaingan dan tantangan yang terjadi dewasa ini, LAMR Bengkalis harus dapat menjaga marwah anak negeri. meskipun tantangan yang dihadapi itu kian hari semakin berat,” pesan Bupati.

Lebih jauh dikatakan Bupati, bawa keberadaan LAM harus dapat menjadi tali pengikat dan payung pemersatu dan memberikan kontribusi berupa pemikiran dan ide-ide, serta nasehat dalam rangka mendukung proses pembangunan di Kabupaten Bengkalis.

Kemudian sambung Bupati, bersama seluruh paguyuban yang berada dalam satu payung adat Melayu Kabupaten Bengkalis, LAMR harus menunjukan jati diri sebagai lembaga yang mampu menjawab dan menjernihkan seluruh persoalan-persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Saat ini, kita dihadapkan oleh mulai lunturnya budaya Melayu di kalangan generasi muda. Ditambah lagi pengaruh negatif seperti narkoba, kemaksiatan dan pergaulan bebas yang dapat merusak anak-anak muda Melayu. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh elemen pengurus LAM baik itu di tingkat Kabupaten maupun Kecamatan, untuk bersatu padu membendung pengaruh tersebut,” pinta Bupati.

Selaras dengan petuah para tetua melayu kata Bupati, apabila penyakit dibiarkan merebak, lahir binasa mati-pun rusak, malang bertambah celaka pun banyak. Hidup sengsara marwah tercampak. Apabila penyakit tidak disadari, rusaklah badan binasa-lah diri. Kampung binasa celaka-lah negeri. Tuah hilang, berkah-pun lari.

“Ungkapan tetua adat tersebut memiliki makna, bahwa narkoba, kemaksiatan dan pergaulan bebas merupakan biang kemalangan bagi setiap orang, hingga berpotensi menghancurkan negeri ini. Oleh karena itu, pengurus LAM Kecamatan Bengkalis sebagai tempat berteduh harus mampu mencarikan solusi terhadap masalah terjadi di tengah masyarakat. Baik itu yang menyangkut persoalan adat maupun masalah lainnya yang dihadapi masyarakat,” imbuhnya.

Pelantikan pengurus LAM tersebut turut dihadiri Ketua Umum LAM Bengkalis, H Burhanuddin serta sejumlah pengurus, para kepala dinas serta Upika Kecamatan Bengkalis. Terpilih sebagai ketua LAM Kecamatan Bengkalis, Rusli S.Sos yang juga Camat Bengkalis.


Berita Lainnya

Tulis Komentar