Kamis, 03 April 2014 - WIB - Dibaca : 844 Kali

Sekda Minta PNS Ikut Sukseskan Pemilu Legislatif

Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis, H Burhanuddin, Selasa (1/4), menggelar rapat internal bersama para staf di kantor Bupati Bengkalis. Banyak hal yang dibahas dalam rapat tersebut, salah satunya mewanti-wanti agar PNS tidak ikut-ikutan golput, dan harus ikut menyukseskan pemilu.

[caption id="attachment_344" align="aligncenter" width="448"]Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, H Burhanuddin Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, H Burhanuddin[/caption]

Seperti disampaikan Kabag Humas Setkab Bengkalis, Andris Wasono saat ditemui usai mengikuti rapat, selain mewanti-wanti tidak golput saat pemilu nanti, Sekda juga berharap para PNS berperan aktif, menyosialisasikan kepada masyarakat, jika perlu menjadi penggerak demi suksesnya pemilu tanggal 9 April mendatang.

“Instruksi agar PNS ikut menyukseskan pemilu legislatif sudah berkali-kali disampaikan, baik oleh pak Bupati maupun pak Sekda. Termasuk saat digelar rapat bersama pak Sekda barusan. Intinya, kepala daerah juga pak Sekda, berharap bagaimana tingkat partisipasi pemilih jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya,” ujar Andris.

Sebagai pejabat tertinggi di lingkungan PNS Kabupaten Bengkalis, Sekda kata Andris, juga berkeinginan seluruh PNS bisa menyalurkan hak politiknya dengan baik. “PNS harus menjadi contoh, dan harus ikut dan berperan dalam menyukseskan pemilu, bukan malah ikut-ikutan tidak memilih alias golput,” sambung Andris.

Selain ikut menyosialisasikan pemilu, para PNS juga dituntut ikut mengawasi distribusi logistik, terutama di wilayah masing-masing. Maksud ikut mengawasi kata Andris, ketika memang terjadi kendala atau hambatan atau juga logistik tidak sampai ke tujuan, diharap PNS ikt membantu.

Selain soal instruksi agar PNS tidak golput, dalam tersebut kata Andris, Sekda juga menyampaikan tentang pembentukan tim pemantau pelaksanaan pemilu. Tim pemantau ini hampir sama dengan desk pemilu yang dibentuk sebelum ini.

“SK tim pemantau ini segera ditandatangani oleh pak Bupati. Tim pemantau ini terdiri dari kalangan PNS, yang tugasnya hampir sama dengan esk pemilu yang pernah dibentuk beberapa tahun lalu,” papar Andris lagi.


Berita Lainnya

Tulis Komentar